Close
*
*
Register an Account
Account Details
*
*
Password Strength
Profile Details
Social Profiles
Map
Please enter valid address
>

Sajian Otentik Thailand Andalan Chef Mama Duu di Thai Food Festival Le Meridien Jakarta
Masakan Bebas dari MSG dan Bumbu Penyedap

Sajian Otentik Thailand Andalan Chef Mama Duu di Thai Food Festival Le Meridien Jakarta

Masakan Bebas dari MSG dan Bumbu Penyedap

Menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda di setiap promosi yang diangkat, Le Meridien Hotel Jakarta menghadirkan sajian otentik Thailand. Bertajuk Thai Food Festival yang berlangsung antara 1 - 21 Oktober 2018 dengan mendatangkan guest Chef Mama Duu, Head Thai Chef dari JW Marriot Khao Lak Resort & Spa Thailand. 

Chef Mama Duu merupakan chef yang terkenal dengan sajian rumahan otentik Thailand dengan bumbu-bumbu yang disiapkan mulai dari nol, tanpa mengunakan MSG maupun penyedap masakan. Hal itulah yang menjadikan masakannya berbeda dengan masakan lainnya. Menikmati sajian ala Chef Mama Duu, layaknya menyantap masakan rumahan yang dimasak dengan penuh cinta untuk anak-anaknya.

“Sajian yang dihadirkan Chef Mama Duu dalam Thai Food Festival kali ini adalah beberapa sajian yang sudah jarang ditemukan di Thailand. Bahkan beberapa di antaranya membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk membuatnya. Semua bumbu juga dibuat dari nol,” jelas Desmond Carneiro, Executive Chef Le Meridien Hotel Jakarta.

Beberapa sajian otentik Thailand andalan Chef Mama Duu yang harus dicoba antara lain Crab Curry (Gaeng Khua Nue Poo) berupa kepiting yang dimasak dalam kuah kari kental bercitarasa gurih dan kaya rasa. Bumbu karinya terasa meresap ke dalam daging kepiting yang meleleh di mulut. Ada juga Fish Tamarind (Pla Thod Sod Makham) dimana  fillet ikan kakap putih yang digoreng lalu disajikan dengan saus asam tamarind yang segar. Selain itu ada Phad Thai, semacam kwetiaw goreng dengan paduan sayuran. 

Untuk pilihan supnya terdapat Soup Nue(beef soup) berisi kentang, daging sapi, tomat, dan bawang merah. Sekilas, sup ini menyerupai dengan sup buntut, namun citarasanya dominan asam asin. Berbeda lagi dengan makanan bernama Phanaeng Nue Beef Curry. Khusus untuk sajian satu, Chef Mama Duu membutuhkan waktu setidaknya dua hari untuk memasaknya. Hari pertama digunakan untuk menyiapkan bumbu kari dan saus, sedangkan hari kedua digunakan untuk memasak hingga bumbu kari meresap sempurna dan dagingnya juga empuk.

Sajian Thailand juga terkenal dengan beragam salad. Chef Mama Duu menghadirkan Larb (e-san salad), Yum Som Choon berupa traditional salad yang disajikan dengan buah-buahan seperti jeruk, mangga, daging ikan yang lembut atau braised sweet pork.  Tak ketinggalan sajian penutup yang manis seperti Ka Nom Mor Gaeng (baked egg custard), Kloi Bua Chee (banana in coconut milk), dan Kao Niew Ma Muang (mango with sticky rice).

“Memasak harus sabar. Seperti saat membuat kari, santan direbus dulu kemudian masukkan ayam. Kalau langsung diberi gula dan garam, maka citarasa kari tidak akan enak. Maka harus memberikan waktu yang cukup untuk ayam matang terlebih dulu, baru membumbuinya. Ayam akan mengeluarkan rasa manis pada kari dan santan akan merasuk ke dalam daging ayam dan membuatnya empuk. Ini akan menjadikan kari bercitarasa lebih enak,” jelas chef yang memasak masakan Thailand lebih dari 30 tahun ini.

Ragam hidangan lezat Chef Mama Duu ini bisa ditemukan di La Brasserie Restaurant setiap harinya. Untuk makan siang (Jam 12.00 - 15.00 WIB) di hari Senin - Sabtu seharga Rp 375.000,++ per orang dan hari Minggu Rp 415.000,++ per orang sudah termasuk minuman non alkohol. Sedangkan saat makan malam (Jam 18.00 - 22.30 WIB) dari hari Senin - Minggu Rp 395.000,++ per orang termasuk minuman non alkohol.

Chef Mama Duu merupakan chef yang terkenal dengan sajian rumahan otentik Thailand dengan bumbu-bumbu yang disiapkan mulai dari nol, tanpa mengunakan MSG maupun penyedap masakan

Comments

Belum ada comment, posting comment Anda di bawah ini!