Meskipun namanya bir, namun minuman satu ini tidak memabukkan. Itu karena minuman ini tidak menggunakan campuran alkohol sama sekali. Sebaliknya, sajian khas Betawi ini menjadikan berbagai rempah-rempah sebagai komposisinya.  
Rempah-rempah yang digunakan antara lain daun pandan, jahe, serai, cengkeh, kayu manis, pala, kayu secang, daun jeruk, dan gula pasir. Bir pletok biasanya disajikan dalam keadaan dingin serta penambahan es batu. 

Minuman ini biasanya dimasukkan dalam ruas bambu bersamaan dengan es batu kemudian diguncang-guncang sehingga menimbulkan bunyi pletok-pletok. Ketika dituang, minumannya berbusa menyerupai bir. Itulah yang menyebabkan minuman ini akhirnya dinamakan sebagai bir pletok.
Bir pletok memiliki aroma rempah yang memikat serta menjadikan badan terasa lebih hangat saat diminum. Itu semua berkat penggunaan rempah yang begitu melimpah. Kayu secang yang digunakan pun menjadikan minuman ini berwarna kemerahan. 
Bir pletok ini bisa ditemukan di Bir Pletok Alifah, Bir Pletok “AB”, Markonah Bir Pletok & Ketan Susu, Bir Pletok “Old Betawi”, dan lainnya.