Sarikayo atau sarikaya menjadi makanan atau kue tradisional khas Melayu. Sajian satu ini juga identik sebagai sajian yang hadir di masa Ramadan. Karena memang sarikayo ini awalnya hanya ada di saat Ramadan dan acara-acara khusus orang Minang. Namun, kini sajian ini bisa ditemukan di berbagai kesempatan dengan harga terjangkau.

Sarikayo ini terbuat dari campuran telur, gula merah, santan kelapa, daun pandan, adas manis, kayu manis, dan garam. Seluruh bahan itu dicampur kemudian dikukus selama 20 menit atau sampai matang. Selain dimakan begitu saja, sarikayo juga sangat lezat dinikmati bersama lemang (olahan ketan beras yang dimasak dalam bambu). 

Sarikayo ini memiliki tekstur yang lembut di mulut. Citarasanya memadukan rasa manis dan gurih yang nikmat. Kuliner tradisional khas Minang ini hampir bisa ditemukan di seluruh kabupaten dan daerah di Sumatera Barat. Namun tiap daerah memiliki perbedaannya masing-masing, terutama dari tampilannya.