• Novi Amaliyah

5 Makanan Terbaik Untuk Melawan Peradangan


Sadarkah kamu jika dari sekian banyak penyakit kronis bermula dari peradangan di dalam tubuh. Dari temuan ini dapat disimpulkan penyakit ini dapat ditanggulangi dengan Langkah-langkah yang dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Peradangan sebenarnya adalah proses yang terjadi secara alami di dalam tubuh, dimana dirancang untuk membantu tubuh sembuh dari cedera atau penyakit. Hal ini terjadi karena dipicu oleh sistem kekebalan sebagai respons terhadap ancaman yang dirasakan, seperti luka atau penyakit.


Peradangan akut, yang biasanya terjadi dalam waktu singkat, adalah alat bermanfaat yang membantu mengembalikan tubuh pada kondisi paling sehat. Namun peradangan kronis, yang terjadi dalam waktu lama salah satu jenis peradangan yang berkaitan dengan kondisi autoimun, stres berkepanjangan, dan penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh. Ada cukup banyak bukti dan temuan yang menunjukkan jika penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, penyakit Alzheimer, bahkan obesitas dapat dipengaruhi oleh berkurangnya respons kekebalan tubuh yang berkepanjangan.


Dengan mengatasi akar penyebabnya, ada beberapa pendekatan holistik preventif yang bisa dilakukan untuk merawat kesehatan untuk jangka Panjang. Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan menyembuhkan dan mengurangi peradangan dalam tubuh dengan nutrisi yang tepat dan menggunakan khasiat obat dari makanan. Tentu saja, semua makanan harus dikonsumsi dalam jumlah sedang dalam pola makan yang sehat dan seimbang. Seperti dilansir Healthline berikut 5 makanan terbaik untuk melawan peradangan.



Kunyit

Kunyit sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat jawa sebagai jamu. Kunyit adalah salah satu bahan makanan yang mengandung zat antiradang paling kuat. Ini karena senyawa kurkumin, yang ditemukan di akar kunyit.



Ikan Berlemak & Biji Rami (flaxseed)

Asupan omega-3 yang seimbang sangat baik untuk menjaga kesehatan otak, tetapi ada lebih dari sekadar mendukung otak. Omega-3 adalah sejenis asam lemak tak jenuh ganda, yang secara struktural ditandai dengan ikatan rangkap antar atom karbon. Lemak ini, yang sangat penting untuk kesehatan karena dapat mengurangi produksi molekul dan zat yang terkait dengan peradangan, seperti eikosanoid inflamasi dan sitokin.



Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran hijau sangat baik untuk alkalizing dan detoksifikasi tubuh, selain itu sayuran hijau juga menawarkan manfaat anti-inflamasi. Sayuran hijau seperti kale, arugula, silverbeet, bayam, chard, kelor dan collard greens, menawarkan profil nutrisi yang kaya dengan konsentrasi mikronutrien tinggi yang mengurangi peradangan kronis dalam tubuh. Vitamin A, D, E, dan K, yang merupakan empat vitamin yang larut dalam lemak, menunjukkan pada banyak penelitian bahwa vitamin ini dapat melawan peradangan. Banyak sayuran hijau yang sebagian rusak mengandung asam alfa-linolenat, yang merupakan salah satu jenis lemak omega-3.


Minyak Zaitun Extra-Virgin Cold-Pressed

Minyak zaitun extra virgin memiliki manfaat kesehatan yang luas, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, potensi manfaat anti kanker, dan juga dapat menangani suhu yang cukup tinggi tanpa oksidasi. Hal terbaik tentang minyak zaitun adalah sebagian besar manfaat luar biasa ini berasal dari sifat anti-inflamasi makanan. Minyak zaitun kaya akan asam oleat, yang menurut penelitian telah menunjukkan pengurangan peradangan dan bahkan mungkin memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker, di samping antioksidan kuat seperti oleocanthal, yang sebenarnya telah terbukti bekerja serupa dengan ibuprofen. Bedanya minyak zaitun biasa dengan minyak zaitun extra virgin yang diperas dingin adalah proses ekstraksi. Minyak ini merupakan ekstraksi pertama dari buah zaitun, dilakukan tanpa proses pemanasan atau bahan kimia yang dapat merusak zat kandungan terbaik di dalamnya.

Blueberry & Delima

Kedua buah ini merupakan buah yang kaya akan kandungan zat dengan anti inflamasi terbaik. Selain itu juga karena keduanya buah yang kaya akan antioksidan alami. Antioksidan utama, antosianin, memberikan warna biru tua pada berry. Blueberry juga kaya serat serta mengandung A, C, dan E. yang tinggi. Sementara buah delima mengandung antioksidan, salah satunya punicalagin, dimana memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dengan penelitian yang menunjukkan bahwa zat ini dapat mengurangi peradangan di saluran pencernaan, serta sel kanker payudara dan usus besar.






© 2019 yukmakan channel