• Maria Yuliana Kusrini

"Chef Take Over Series Persembahan 1928 Restaurant"

1928 Restaurant di The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta mempersembahkan Chef Take Over Series. Bersinergi dengan tema The Hermitage Jakarta, “Reviving The Heritage: Reminiscing The Past, Embracing The Future,” acara Chef Take Over Series ini akan berfokus pada kekayaan kuliner Indonesia sekaligus merayakan sejarah kolonial yang melekat di bangunan cagar budaya hotel tersebut.



Ajang yang berlangsung selama sebulan sekali ini akan mengundang koki Maxi Millian dari Apéritif Restaurant & Bar, Ubud (13 & 14 Mei); jagoan kuliner Indonesia yang sekarang menetap di Inggris, Petty Elliott (10 & 11 Juni); pemilik serta koki restoran Mil’s Kitchen yang tersohor di Yogyakarta, Mili Hendratno (22 & 23 Juli); dan diikuti oleh Executive Chef Desa Potato Head dan koki asli Bali, Wayan Kresna Yasa pada Agustus.



Dalam acara ini, 1928 Restaurant akan menjadi wadah para koki tamu tersebut untuk mempresentasikan resep-resep warisan keluarga mereka serta menjadi penghormatan terhadap konsep gedung sejarah yang diusung oleh The Hermitage Jakarta.


Acara kuliner terbatas ini akan dimulai oleh koki tamu Maxie Millian dari Apéritif Restaurant & Bar, Ubud yang akan menunjukkan talentanya pada 13 & 14 Mei 2022. Tamu yang bergabung dalam acara makan malam ini akan disuguhi tujuh hidangan tasting menu yang dimasak berdasarkan resep warisan keluarga Maxie yang sudah diwariskan secara turun temurun.



Beberapa hidangan yang ditampilkan di antaranya, Octopus Woku yang terinspirasi dari resep keluarga ayah Maxie yang telah ada selama tiga generasi di Manado. Selain itu Maxie juga akan menyajikan Beef Gulai, resep rahasia keluarga yang dipelajari Maxie melalui ibu mertuanya yang asli Sumatera Utara.


Lahir di Jakarta, Maxie Millian merupakan tokoh yang cukup terkenal di industri kuliner Indonesia. Sebelum menetap di Bali, Maxie pindah ke Dubai untuk mengejar karirnya dan semenjak itu telah membawa pulang sejumlah penghargaan, termasuk medali emas di Le Salon Culinaire International De Londres di 2012. Maxie memiliki bakat untuk mengubah sajian tradisional Indonesia menjadi hidangan kelas atas yang memukau para tamu.