top of page
  • Maria Yuliana Kusrini

Grand Opening Bali Timbungan Mahakam yang Suguhkan Menu Raja Bali

Restoran bernama Bali Timbungan menghadirkan olahan menu khas Bali, tepatnya makanan khas Raja Bali. Sukses dengan kedua gerainya yang ada di Bali, Bali Timbungan pun telah melebarkan sayap dengan membuka outlet ketiganya yang ada di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Tak mau berpuas diri dengan ketiga outlet yang telah dimiliki itu, Bali Timbungan kembali menambah dan membuka outlet baru di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan.



Outlet baru ini pun otomatis menjadi outlet Bali Timbungan yang keempat di Indonesia dan outlet yang kedua di Jakarta. Di setiap outletnya, Bali Timbungan tetap konsisten menawarkan hidangan khas Bali otentik yang tak ditemukan di restoran Bali lainnya. Di restoran ini, tamu akan dimanjakan dengan salah satu menu unggulannya yang bernama Bebek Timbungan. Kreasi menu ini pun menjadi hidangan tertua Bali yang disuguhkan untuk para raja menurut naskah kuno Dharma Caruban. Salah satu kunci kenikmatan dari Bebek Timbungan itu sendiri terletak pada teknik memasak yang digunakan, yakni memasak dalam waktu lama dengan menggunakan bambu dan asap dari api kecil.


“Bali Timbungan Mahakam merupakan cabang keempat kami sekaligus wujud komitmen SGV Group untuk mengembangkan bisnis hingga ke luar Bali. Ini juga menjadi cara kami untuk menghadirkan Balinese Heritage Cuisine bagi warga Jakarta yang rindu dengan masakan otentik Bali. Selama 3 tahun berturut-turut Bebek Timbungan Heritage Cuisine Resto telah memenangkan juara Balinese Food Festival dan mendapatkan predikat Best of The Best Balinese Food Festival 2016 - 2018 yang digelar oleh Yayasan Tri Hita Karana Bali. Selain itu, Bebek Timbungan memenangkan Melapa-Melapi Awards 2018 pada kategori lainnya yaitu Best of Taste, Best of Serving, Best of Presentation,” ujar Billy Hartono Salim selaku owner Bali Timbungan sekaligus Secret Garden Village Group.


Salah satu rahasia kenikmatan dari Bebek Timbungan adalah teknik memasak yang digunakan. Yakni prosesnya slow cook dengan menggunakan bambu dan asap dari api kecil. Melalui proses itu, maka bebek yang diolah akan matang secara merata dan menghadirkan citarasa khas yang mempertahankan saripati dari rasa makanan itu sendiri. Sensasi rasa khas aneka bumbu rempah khas Bali itu pun merasuk sempurna ke dalam daging bebek yang teksturnya begitu lembut. Bebek Timbungan ini menggunakan bumbu khas Bali, yakni base genep yang terdiri dari 15 macam bahan berbeda.


Selain olahan Bebek Timbungan yang begitu lekat akan akar budaya warisan leluhur Bali,restoran ini juga punya menu Megibung. Menu ini dihadirkan sebagai upaya untuk melestarikan tradisi megibung, yaitu tradisi makan bersama dalam satu wadah dan duduk dalam posisi melingkar yang penuh dengan nilai kebersamaan. Ada dua jenis menu Megibung yang ditawarkan di sini. Yakni Megibung Bebek dan Megibung Seafood yang diambil dari filosofi nyegara gunung (laut dan gunung). Megibung sendiri terdiri dari beberapa jenis makanan dari beberapa daerah di Bali yang digabungkan menjadi satu wadah, yaitu dulang. Dulang merupakan nampan yang berbentuk lingkaran, memiliki leher dan kaki penyangga, dengan permukaan datar, digunakan untuk tempat sesaji dan juga untuk tempat membawa makanan.



Megibung Seafood sendiri terdiri dari Ikan Bakar, Kerang Bakar, Udang Bakar, Sate Cumi khas Jimbaran, Sudang Lepet makanan khas Singaraja, Sate Lilit khas Karangasem, Bulung khas pesisir pantai di Bali seperti Sanur dan Serangan, dan juga dilengkapi dengan Sari Segara atau Sop Seafood. Selain kedua menu istimewa itu, Bali Timbungan juga menawarkan menu khas Bali otentik menarik lainnya. Sebut saja Ayam Srosob yang jadi salah satu makanan khas dari daerah Klungkung. Sekilas, Ayam Srosob ini terlihat seperti Tipat Kuah Blayag, makanan khas Singaraja. Namun yang membedakan, Ayam Srosob menggunakan ayam yang dipanggang dengan bumbu base genep yang dicampur dengan parutan kelapa. Jangan lewatkan juga untuk menjajal Bebek Betutu, Ayam Betutu, Lawar Bali, Belimbing Kalasan, Iga Bakar Sapi, dan masih banyak lainnya.

Comments


bottom of page