top of page
  • Maria Yuliana Kusrini

12 Tenant di KTD 2023 Ini Tawarkan Sajian Bercitarasa Gurih Memikat

KTD atau Kampoeng Tempo Doeloe yang berlangsung di tahun 2023 ini menghadirkan deretan menu yang spesial dan variatif. Sesuai temanya, 'Jelajah Wisata Rasa' maka pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan berbagai deretan menu khas Nusantara. Mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi bisa ditemukan di sana. Selain menghadirkan sajian halal, KTD juga menyuguhkan ragam hidangan non halal yang memikat lidah. Setidaknya ada 12 tenant non halal yang bisa pengunjung jumpai di KTD.

Ke-12 tenant kuliner non halal yang ada di KTD itu antara lain Siomay Babi Nyonya Tan, Bakmie Kepiting Oukie, Warung Ce Se'i Khas Kupang, Bakso Goreng Spesial Sanming, Babi Buluh Binyo Manado, Bubisop (Bubur Babi & Sop), Sate Babi Madu & Bakut Piggy Ball, Kwetiau Medan Alkap, Nasi Panggul by Kedai Tang, Bali Porkstar, Warung Babi Tiga Koko, dan Nasi Campur Harum Segar. Masing-masing tenant ini menyajikan aneka olahan menu yang menjadikan daging babi sebagai salah satu bahan bakunya. Sensasi rasa gurih yang begitu memikat lidah sudah pasti akan didapatkan saat memesan menu dari ke-12 tenant ini.

Misalnya saja, bagi pengunjung yang sedang ingin menyantap sate babi gemuk dengan sensasi rasa manis dan gurih. Maka, pengunjung bisa mendatangi tenant Sate Babi Madu & Bakut Piggy Ball dan memesan olahan sate babi di sana. Untuk menu sate babi yang ditawarkan tenant ini antara lain Sate Babi Madu, Sate Babi Samcan, dan lainnya. Untuk seporsi sate babinya ada beberapa pilihan, mulai dari yang isi 3 tusuk, 6 tusuk, hingga 10 tusuk dengan harga yang bervariasi. Sate babi itu pun ditemani dengan sambal matah yang aromatik dan kian menambah citarasa jadi lebih mantul.


Tak jauh dari tenant Sate Babi ini, terdapat tenant Warung Ce Se'i Khas Kupang yang selalu terlihat dikerubuti pembeli. Menjadi tenant yang menawarkan olahan khas NTT, yakni se'i, menu khas ini pun terasa begitu otentik karena resep dan pemiliknya asli dari Kupang, NTT. Tenant ini pun menjadi tenant pertama di Jakarta yang menjual se'i asal NTT. Pengunjung KTD pun tak mau melewatkan kesempatan emas ini dengan memesan dan menjajal olahan se'i babi khas NTT yang memiliki sensasi aroma smokey yang sedap di mulut. Selain didampingi nasi dan sambal, tentunya sayur tumis kangkung/daun pepaya dan bunga pepaya tak boleh untuk dilewatkan begitu saja.

Sensasi gurih dari daging babi lainnya juga bisa ditemukan pada olahan bakso goreng. Pengunjung KTD yang ingin menyantap bakso goreng babi ini bisa membelinya di tenant Bakso Goreng Spesial Sanming. Bakso gorenganya berukuran jumbo yang terlihat begitu merekah. Pembeli bisa memesannya secara utuh atau minta dipotong-potong, kemudian menikmatinya dengan saus cocolan berwarna merah. Selain itu, bagi penyuka olahan bakmi bertopping daging babi, bisa mendatangi tenant Kwetiau Alkap Medan. Di sini, pengunjung bisa memesan olahan bakmi, bihin, kwetiau, atau nasi yang diolah bersama dengan daging babi. Selain porsinya yang melimpah, topping daging dan kulit babinya juga banyak.


Ke-12 tenant yang menyuguhkan menu non halal di KTD ini bisa pengunjung temukan hingga tanggal 3 September 2023 mendatang. Jadi tunggu apa lagi, yuk kulineran di KTD bersama keluarga, sahabat, pasangan, dan teman-teman serumu lainnya.

Comments


bottom of page