• Maria Yuliana Kusrini

Mencecap Kopi Aroma Tembakau Ditemani Tempe Kemul di Posong, Kaki Gunung Sindoro

Berada di kaki gunung sudah pasti kita akan disuguhi pemandangan alam yang indah lengkap dengan udara sejuknya. Begitu pun saat kita sedang berada di sebuah area wisata alam Posong yang lokasinya ada di kaki Gunung Sindoro. Dikenal akan wisata alamnya yang begitu indah, pengunjung akan dimanjakan dengan matahari terbit atau golden sunrise, milky way, hingga menyaksikan 8 gunung sekaligus.



Posong berada di Desa Tlahap, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah yang dilingkupi perkebunan tembakau. Kawasan wisata Posong ini diapit oleh dua buah gunung, yakni Gunung Sindoro sebagai latar belakangnya dan Gunung Sumbing yang ada di bagian depannya. Tak hanya bisa menyaksikan kegagahan dua gunung itu, di Posong ini pengunjung juga bisa melihat 8 gunung sekaligus, yakni Muria, Ungaran, Andong, Telomoyo, Merbabu, Merapi, Sumbing, dan Sindoro. Indahnya matahari terbit pun bisa dilihat langsung dibalik Gunung Sumbing.


Nama Posong sendiri berasal dari kata ‘POs koSONG’. Itu sesuai dengan cerita yang beredar di masyarakat setempat mengenai apa yang pernah terjadi di kawasan ini. “Lereng sini dulunya adalah pos kosong yang dibuat Pangeran Diponegoro sebagai strategi untuk melawan penjajah. Waktu itu Pangeran Diponegoro memasang banyak cermin di sini, supaya disangka musuh sebagai pos pertahanan. Ternyata ketika musuh menyerang, mereka menyerang pos yang kosong dan sebaliknya musuh bisa digempur dari berbagai sisi oleh Pangeran Diponegoro dan sekutunya. Pangeran Diponegoro pun akhirnya memenangkan peperangan dengan strategi pos kosong ini,” ungkap Zuniyanto sebagai perintis wisata alam Posong saat dijumpai di acara HAM Overland de Java beberapa waktu lalu.


Tak hanya bisa menyaksikan keindahan alam saja, pengunjung yang datang juga bisa menikmati kuliner khas Posong ini. Salah satunya yang ikonik dan khas adalah minuman kopi hitam khas Posong. Kopi berjenis Arabica ini begitu unik karena memiliki aroma tembakau dan jenis kopi ini hanya bisa ditemukan di Posong. Biji kopinya memang tumbuh di sekitaran Posong dan dibudidayakan sendiri oleh masyarakat sekitar. Secangkir Kopi Hitam yang diproses tubruk ini tentunya akan menjadi penambah daya pikat keindahan Posong.



Menikmati secangkir kopi hitam akan lebih lengkap rasanya jika ditemani dengan hidangan pendamping. Tempe Kemul sebagai salah satu sajian khas daerah setempat, tentunya akan jadi pilihan terbaik. Sajian satu ini berupa gorengan yang menjadikan tempe sebagai bahan utamanya. Potongan tempe itu pun dibalut menggunakan adonan tepung berbumbu yang dicampur potongan daun kucai. Tempe Kemul alias tempe digoreng dengan balutan tepung ini memiliki tekstur yang renyah dan bercitarasa gurih. Ingin mendapatkan sensasi rasa pedas, maka bisa menikmati si Tempe Kemul dengan cabai rawit.


Wisata alam Posong ini juga menyediakan pilihan wisata lain yang bisa pengunjung dapatkan. Bagi pengunjung yang ingin menikmati Posong dari malam hingga pagi hari, bisa menginap dengan menyewa homestay ataupun merasakan camping. Di sini tersedia beberapa paket camping yang ditawarkan dengan harga yang juga bervariasi. Selain camping, wisatawan juga bisa menemukan wisata kopidengan edukasi lengkap mulai dari proses kopi dari hulu sampai ke hilir, wisata desa atau kesenian daerah setempat, hingga trip mengenai tembakau.


Ditambahkan oleh Pak Zuniyanto, jika Posong ini lebih bagus dikunjungi saat bulan Juli hingga September. Itu karena di bulan tersebut tanaman tembakau sedang berbunga sehingga pemandangan di Posong akan terlihat lebih indah lagi.