• Novi Amaliyah

Miso, Pasta Kedelai Jepang Yang Kaya Bakteri Baik


Miso, Pasta Kedelai Jepang Yang Mengandung Bakteri Baik

Miso soup, menu satu ini pasti sudah tak asing saat berkunjung ke restoran Jepang. Miso soup adalah salah satu sajian soup berisi tahu sutra, wakame serta kuah miso. Miso merupakan pasta fermentasii yang banyak digunakan pada berbagai masakan Jepang. Miso digunakan untuk memberikan rasa umami asin pada masakan Jepang. Konon miso dibuat dengan bahan-bahan yang sudah digunakan sejak abad ke-8 atau sebelumnya.


Bisa dibilang miso adalah bahan utama dalam masakan Jepang dan membentuk dasar dari citarasa hidangan sup miso. Teksturnya mirip dengan selai kacang, biasanya terbuat dari campuran kedelai, biji-bijian (seperti beras atau jelai), garam, dan koji yang dibudidayakan. Tergantung pada jenisnya, tekstur miso bisa halus atau kasar yang difermentasi selama beberapa minggu hingga beberapa tahun.


Banyak Jenisnya

Ternyata ada lebih dari 1.000 jenis miso, mulai dari tekstur, rasa, dan warna. Faktor-faktor ini dapat dipengaruhi oleh komposisi bahan, lama fermentasi, dan kondisi penyimpanan miso.Yang paling sering dijumpai miso yang berwarna terang atau putih dan miso gelap atau merah. Beberapa miso diberi label awase, yang merupakan campuran lebih dari satu jenis pasta miso.



Miso putih atau terang terkadang disebut juga dengan miso manis. Warnanya bisa berwarna krem ​​muda hingga kuning dan cenderung lebih ringan, rasanya lebih manis karena waktu fermentasi yang lebih singkat. Miso jenis ini  dibuat dengan sedikit kandungan kedelai dan lebih banyak biji-bijian, seperti beras putih. Miso merah atau gelap memiliki warna dari coklat muda hingga hampir hitam dan difermentasi lebih lama untuk menghasilkan rasa yang lebih kuat dan lebih asin. Miso ini dibuat dengan proporsi kedelai dan garam yang lebih tinggi untuk citarasa yang intens.


Jenis miso yang berbeda sering kali dapat digunakan secara bergantian dalam resep tetapi dengan hasil yang berbeda-beda. Umumnya, semakin gelap warnanya, semakin kuat rasanya. Miso berwarna terang lebih baik untuk dressing ringan dan sajian manis, sedangkan miso gelap paling baik untuk rebusan dan olahan semur. Di Jepang beberapa wilayah memiliki produksi jenis miso khusus yang berbeda dengan daerah lainnya seperti jenis Hatcho (miso gelap) dan Genmai (dibuat dengan beras merah).


Penggunaan Miso

Selain digunakan untuk membuat sup, pasta miso juga dapat dicampur dibuat untuk menjadi saus, dressings, adonan, bumbu rendaman, ditambahkan untuk sup ramen maupun udon maupun sajian berupa sayuran. Miso juga bisa dimakan matang atau mentah. Karena miso adalah makanan yang mengandung bakteri baik cara yang terbaik adalah menambahkannya ke hidangan yang sudah dan menambahkannya sesaat akan proses memasak selesai. Sebaiknya hindari merebus hidangan seperti sup miso terlalu banyak panas karena akan membunuh bakteri aktif yang terkandung di dalam miso dan mengurangi manfaat kesehatannya.


Foto-foto: Dok.Getty Images

© 2019 yukmakan channel