© 2019 yukmakan channel

  • Novi Amaliyah

5 Pemenang Bango Penerus Warisan Kuliner 2019



PT.Unilever Indonesia Tbk terus berkomitmen untuk melestarikan kuliner otentik khas Indonesia. Melalui Kecap Bango, dihadirkan banyak kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan dan memajukan kuliner otentik Indonesia. Salah satunya dengan program Bango Penerus Kuliner 2019, sebuah kompetisi untuk mereka yang memilki usaha kuliner.


Bango Penerus Kuliner 2019 ini merupakan kegiatan ke-4 yang dilakukan oleh Bango dan menjadi event tahunan. Program ini bertujuan untuk membantu para wirausaha kuliner di seluruh Indonesia untuk mengembangkan dan mempopulerkan usaha mereka. Sekaligus sebagai upaya Bango untuk melestarikan warisan kuliner otentik Indonesia.


“Harapannya, Kompetisi Bango Penerus Kuliner menjadi usaha Bango sebagai bagian dari Unilever Food Solutions untuk berpartisipasi membantu memberdayakan pelaku usaha kuliner Indonesia bisa menjadi duta-duta bagi kuliner Indonesia agar terus maju dan lestari,” jelas Joy Tarigan, Managing Director Unilever Food Solutions.



Dari 10 ribu jumlah entri yang masuk  di www.peneruskuliner.com tersaring 100 orang pelaku usaha kuliner dari seluruh Indonesia yang kemudian dipilih melalui vote menjadi 24 finalis. Kemudian dipilih 5 pemenang Bango Warisan Kuliner 2019. Yaitu Pukis Badran Topping Daging Sapi dari Solo milik Renata Zoraifi, Ayam Bakar Madu Salakilo (Balikpapan) milik Nurmalita Selpiani, Iga Gongso Warung Gongso (Solo) milik Merry Christina, Iga Bakar Nyakk Merry (Semarang) milik Lim, dan Ikan Bakar Donto Sau San (Tasikmalaya) milik Doni Damara. Masing-masing pemenang mendapatkan modal uang tunai untuk mengembangkan usaha sebesar Rp 100 juta.


Selain ikut serta dalam proses penjurian, ke-24 finalis terpilih juga bisa mengikuti rangkaian workshop. Bernama Digital Marketing Workshop oleh Gilang Margi seorang pelaku usah kuliner yang meraih sukses melalui digital marketing, workshop ini bertujuan untuk kemajuan usaha mereka. Workshop ini berupa pengenalan strategi digital marketing, khususnya menggunakan media sosial. Selain itu finalis juga mendapatkan pelatihan Culinary Story-telling Workshop oleh Ade Putri Paramadita, seorang food storyteller ternama Indonesia.