top of page

Inspirasi Royco Lewat Sepiring Omelette Cinta Pada Film Pendek “Bahasa Cinta yang Beda”

Gambar penulis: Maria Yuliana Kusrini
Maria Yuliana Kusrini
26 menit yang lalu
3 menit membaca

Film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Nikolas Saputra, yakni Ada Apa Dengan Cinta (AADC) begitu fenomenal dan viral pada masanya. Tak terasa, kini sudah tepat satu dekade setelah sekuel film AADC ditayangkan. Bersamaan dengan itu, Royco menghadirkan kelanjutan perjalanan Cinta dan Rangga melalui film pendek berjudul “Bahasa Cinta yang Beda”.



Film pendek yang dibintangi Dian Sastrowardoyo, Sissy Prescillia dan disutradarai Teddy Soeria Atmadja itu pun diluncurkan secara perdana dalam acara gala premiere di XXI Epicentrum Jakarta. Melalui film pendek itu, Royco ingin mengajak semua orang mengungkapkan bahasa cinta melalui perhatian sederhana yang dilakukan secara tulus dan konsisten. Salah satunya melalui sepiring 'Omelette Cinta' dengan sentuhan rasa gurih mantap dari Royco Bumbu Kaldu Rasa Ayam Kampung.


“Sebagai brand yang selama puluhan tahun mendampingi masyarakat menghadirkan momentum penuh makna melalui masakan, Royco percaya bahwa kegiatan memasak adalah salah satu bahasa cinta sederhana yang dapat dilakukan siapa saja. Bahasa cinta tidak selalu membutuhkan kata-kata indah ataupun gestur yang grande, namun bahasa cinta akan terasa lebih bermakna lewat hal-hal kecil yang konsisten dilakukan. Maka,

Royco ingin menginspirasi bahwa masakan sehari-hari sebetulnya bisa jadi salah satu cara menunjukkan perhatian dan kembali membangun koneksi dengan orang-orang terdekat,” terang Nuning Wahyuningsih, Head of Marketing Foods Unilever Indonesia yang menaungi Royco.


Royco mengangkat memasak Omelette sebagai simbol bahasa cinta yang beda, sederhana, namun personal. Hidangan sesimpel omelette bisa merepresentasikan presence seseorang yang rela berhenti sejenak dari kesibukan untuk meluangkan waktu memasaknya. Termasuk kepekaan dalam memahami selera orang tersayang, baik itu bahan favorit, tingkat kematangan, atau cara penyajiannya. Sehingga terciptalah quality time saat memasak maupun menikmati omelette bersama .



Masakan Omelette yang simpel dan lezat tidak membutuhkan resep yang kompleks, melainkan sentuhan kecil yang membuat rasanya lebih istimewa. Konsistensi yang menjadi bagian penting dari bahasa cinta, diwujudkan melalui kehadiran Royco Bumbu Kaldu

Rasa Ayam Kampung karena memberikan rasa gurih mantap yang konsisten di setiap sajian Omelette. Hal itu pun mampu menjadikannya sebagai bahasa cinta untuk semua orang yang ingin memperkuat koneksi di antara mereka.


Membawa pesan ini lebih dekat ke masyarakat, Royco pun berkolaborasi dengan AADC. Setelah sekuelnya terakhir dirilis di tahun 2016, perjalanan Cinta dan Rangga kini dilanjutkan melalui perspektif yang lebih fresh dalam film pendek “Bahasa Cinta yang Beda”. Selama ini, kisah Cinta dan Rangga begitu lekat dengan puisi sebagai medium untuk menyampaikan perasaan. Sebaliknya, di film pendek ini Royco mengajak masyarakat

melihat bahwa seiring waktu, cinta juga dapat diungkapkan dengan cara berbeda melalui masakan.


“AADC selalu punya tempat spesial di hati aku. Jadi excited banget bisa mendapat kesempatan untuk melanjutkan chapter hubungan Cinta dan Rangga. Kali ini kita tidak lagi melihat mereka dalam fase mencari atau menemukan cinta, tetapi setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan bersama, ada rutinitas, kesibukan, dan jarak yang membuat koneksi antara mereka terasa semakin datar. Aku harap, film ini bisa mengingatkan kita supaya tidak terpaku pada bagaimana cinta ‘seharusnya’ ditunjukkan, justru kita harus terus menemukan bahasa cinta yang selama ini ada, tapi sering kali tidak kita sadari,” ujar Dian Sastrowardoyo yang memerankan tokoh Cinta.



Film pendek 'Bahasa Cinta yang Beda' ini banyak mengeksplorasi momentum yang lebih sederhana antara Cinta dan Rangga. Salah satunya bagaimana masakan 'Omelette Cinta' secara seamless hadir sebagai representasi bahasa cinta antara keduanya. Film pendek ini sudah dapat disaksikan mulai 14 September 2026 melalui kanal YouTube Royco Indonesia. Kolaborasi ini juga akan dilanjutkan hingga akhir tahun dengan berbagai kejutan istimewa dari Royco untuk para penggemar AADC di seluruh Indonesia.


“Tantangan terbesar saat pembuatannya adalah bagaimana mempertahankan karakter dan dinamika Cinta dan Rangga yang sudah sangat familiar, namun menempatkan mereka dalam fase kehidupan yang lebih matang. Film pendek ini bukan mengulang romantisme AADC yang lalu, tetapi mengeksplorasi betapa cinta dan cara mengekspresikannya ikut berubah seiring perjalanan sebuah hubungan. Ceritanya sengaja dibangun melalui situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dengan membawa sudut pandang baru yang relevan dengan dinamika hubungan masa kini,” jelas Teddy Soeria Atmadja yang ingin membagikan proses kreatif di balik pembuatan film pendek ini.

Komentar


bottom of page