• Maria Yuliana Kusrini

Miliki Banyak Kecocokan, Artotel Group Akuisisi Dafam Hotel Management

Artotel Group secara resmi mengumumkan jika telah mengakuisisi Dafam Hotel Management (DHM) pada Selasa, 7 Desember 2021. Hal ini dilakukan untuk menciptakan sekaligus mengembangkan ekosistem perhotelan Indonesia yang tangguh. Sehingga pelanggan domestik ataupun internasional akan mendapatkan pengalaman menginap yang mengesankan.


"Pandemi yang terjadi dalam skala global ini memang sangat berdampak buruk pada industri perhotelan di seluruh dunia. Kami menggunakan moment ini untuk menghasilkan sesuatu yang positif. Berawal dari ngobrol-ngobrol dengan Pak Billy (Founder & CEO DHM) hingga akhirnya sepakat untuk menyatukan dua kekuatan ini untuk bergabung. Di masa pandemi ini kami berhasil melakukan terobosan seperti ini," terang Erastus Radjimin atau Eri selaku Founder & CEO Artotel Group.



Memilih DHM untuk diakuisisi, tentunya ada banyak alasan dan pertimbangan yang dilakukan. Selain kedua owner yang memang berteman, kedua properti ini juga memiliki banyak kesamaan atau kecocokan. Mulai dari visi dan misinya yang sejalan, berdiri di waktu yang hampir bersamaan, besar dan berkembang bersama, tim management yang ada kemiripan, hingga culture dan konsep yang juga sesuai. Saat bergabung, keduanya pun bisa saling melengkapi satu sama lain.


Akuisisi ini berhasil diwujudkan berkat strategi investasi dan pendanaan Seri B dari Indies Capital Partners, perusahaan alternative asset manager terkemuka di Asia Tenggara. Dana ini juga digunakan untuk memperkuat infrastruktur utama yang berbasis teknologi. Tujuannya untuk komitmen meningkatkan standar industri perhotelan Indonesia jangka panjang. Pendanaan Seri B ini juga didukung oleh Benson Capital, angel investor yang fokus pada industri kreatif. Benson Capital memberikan dukungan yang kuat terhadap penawaran unik dari Artotel Group yang terinspirasi oleh seni.


Artotel Group sebagai hotel butik yang mengusung konsep kontemporer atau seni dan gaya hidup terkemuka di Tanah Air kini secara resmi mengelola 50 hotel dengan total 5.000 kamar. Meski sudah diakuisisi, konsep dari masing-masing hotel tetap sesuai dengan yang sudah berjalan selama ini. Jadi tidak ada yang berubah untuk konsep ataupun nama yang digunakan pada setiap hotel.