top of page
  • Maria Yuliana Kusrini

Rekomedasi Kuliner di Kampoeng Tempo Doeloe 2023

Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) yang diselenggarakan Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG) selalu menghadirkan deretan kuliner sedap dan menarik untuk dijajal. Tahun 2023 ini, KTD memboyong menu khas Nusantara, mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi. Mengusung tema 'Jelajah Kuliner Nusantara', festival ini diramaikan sekitar 100 tenant dengan 600an varian menu berbeda. Dan berikut ini beberapa rekomendasinya.



Aneka Olahan Menu Khas Manado ala Marijo

Di KTD terdapat tenant Marijo yang mewakili kuliner khas Sulawesi. Tenant ini menawarkan deretan menu khas Manado yang bercitarasa sedap berempah. Buat pengunjung yang sedang ingin menikmati menu seperti rica, woku, mi cakalang, tumis kangkung dan bunga pepaya, hingga bubur manado bisa dipesan di sini. Bubur Manado atau yang dikenal dengan nama Tinutuan itu menghadirkan bubur nasi yang dipadukan dengan aneka sayuran melimpah. Bercitarasa gurih, bubur yang lebih nikmat disajikan dalam kondisi panas ini pun ditemani dengan sambal bercitarasa pedas.


Kopi dan Roti Tung Tau Legendaris

Sejak 1938

Ingin menyesap minuman kopi legendaris ditemani dengan roti panggang, bisa mendatangi tenant Waroeng Kopi dan Roti Panggang Tung Tau Sejak Tahun 1938. Di sini, tersedia pilihan kopi panas maupun dingin mulai dari Kopi O, Kopi Susu, ataupun Kopi Tarik. Salah satu yang paling digemari adalah Kopi Susu Dingin yang memadukan kopi hitam dengan tambahan susu. Sedangkan untuk roti panggangnya, tersedia beberapa varian isi berbeda. Mulai dari Mentega Gula, Srikaya, Cokelat Keju, Abon Ikan, Kacang Wijen, dan lainnya. Waroeng Tung Tau sendiri merupakan salah satu kedai kopi legendaris di Bangka. Khusus untuk minuman kopinya telah diracik secara khas dan turun temurun.


Nasi Bebek Item Madura Sakerah

Tak ketinggalan, di KTD juga ada olahan bebek bumbu hitam khas madura yang menarik untuk dicicipi. Daging bebeknya memiliki tekstur empuk yang dimarinasi dengan aneka bumbu rempah bercitarasa medok. Selain ada pilihan bebek bumbu hitam, pengunjung juga bisa menemukan pilihan bebek goreng dan juga bebek rica yang memiliki citarasa pedas. Pengunjung tinggal memilih bebek varian mana yang ingin dipesan dan disantap. Seporsi bebek ini disandingkan dengan nasi putih, sambal, lalapan, tahu dan tempe goreng.


Kwetiau Medan Alkap

Tenant Alkap ini akan menjadi sebuah destinasi pilihan bagi yang ingin menikmati menu non halal khas Medan. Sesuai namanya, olahan kwetiau jadi menu favorit di sini. Kwetiaunya digoreng bersama dengan bumbu yang dipadukan dengan sawi hijau, taoge, udang, daging babi, hingga kerupuk babi. Seporsi kwetiau goreng ini memiliki porsian yang besar dan dijamin mengenyangkan. Selain menyediakan kwetiau, pengunjung juga bisa menemukan nasi goreng, mi goreng, hingga bihun. Saat menyantap kwetiau goreng ini akan tercecap rasa dan aroma smoky dengan rasa gurih yang memikat lidah.


Martabak 65A Pecenongan

Tenant martabak manis juga turut meramaikan festival kuliner KTD. Terdapat tenant bernama Martabak 65A Pecenongan yang menawarkan ragam pilihan martabak manis yang begitu menggiurkan. Ada beberapa varian isi yang bisa dipesan, mulai dri cokelat, keju, wijen, susu, dan masih banyak lainnya. Martabak yang punya tekstur lembut ini punya citarasa manis dan gurih di lidah.


Bagonar

KTD juga menyediakan banyak pilihan camilan yang menarik untuk dipesan. Salah satunya bakso goreng yang bisa ditemukan di tenant Bagonar. Bakso goreng berukuran jumbo digoreng hingga garing dalam minyak panas. Kemudian bisa dipotong menjadi beberapa bagian dan dijadikan camilan yang disandingkan dengan saus cocolan. Bakso goreng ini memiliki citarasa lezat plus gurih karena bahan bakunya yang memadukan ayam dan udang.


Serabi Notosuman Khas Solo Handayani

Camilan khas Solo, Jawa Tengah, yakni serabi pun tak mau ketinggalan untuk meramaikan KTD. Meski hampir selalu mengikuti beberapa festival kuliner yang diadakan MKG, tapi nyatanya tenant serabi solo ini selalu terlihat dipadati pengunjung. Serabinya dipanggang dengan menggunakan gerabah yang menyediakan dua pilihan rasa, yakni Original dan Cokelat. Harum dan gurihnya santan akan langsung terasa saat menikmati seporsi serabi khas solo yang penyajiannya dibungkus atau digulung menggunakan daun pisang.

Kommentare


bottom of page