Sajian Legendaris Lokarasa Nusantara yang Bisa Dijumpai di Kampoeng Tempo Doeloe 2026
- Maria Yuliana Kusrini

- 22 jam yang lalu
- 4 menit membaca
Kuliner khas Nusantara selalu memiliki tempat istimewa di hati kebanyakan masyarakat Indonesia, termasuk bagi warga Jakarta dan Kelapa Gading. Keberagaman rasa yang bisa ditemukan dalam setiap suapannya, mampu menghadirkan kenangan masa kecil dan cerita yang kadang tak dapat diungkapkan. Begitu pun dengan cita rasa hidangannya yang begitu familiar di lidah serta penggunaan bumbu rempahnya menjadi alasan yang tak bisa dipatahkan oleh siapa pun.

Hal itu lah yang meyakinkan Summarecon Mall Kelapa Gading (SMKG) untuk secara konsisten menghadirkan JF3 Food Festival melalui Kampoeng Tempo Doeloe (KTD). Ajang kuliner tahunan yang begitu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kelapa Gading dan Jakarta itu selalu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat luas untuk datang dan menikmati ragam kuliner yang ditawarkan. Melalui 100 tenant yang turut berpartisipasi, pengunjung pun bisa menemukan berbagai kuliner dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatera, hingga Bali.
Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
Menariknya lagi, pengunjung yang datang ke KTD bisa menemukan kuliner legendaris yang ditawarkan oleh tenant di sana. Mulai dari Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang sudah sangat tersohor di Ibu Kota. Tenant yang satu ini nyaris tak pernah absen di penyelenggaraan KTD dari tahun ke tahun. Meski demikian, tenantnya selalu terlihat ramai didatangi oleh pengunjung yang ingin menikmati olahan Nasi Goreng Kambing aromatik yang ditawarkan. Proses memasak nasi gorengnya dalam kapasitas besar menggunakan wajan jumbo menjadi daya tarik tersendiri dari Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih ini.

Nasi Goreng Gila Menteng
Penyuka olahan nasi lainnya, juga bisa menemukan tenant Nasi Goreng Gila Menteng di KTD. Meski sama-sama menawarkan olahan nasi goreng dengan basis di Ibu Kota, namun Nasi Goreng Gila Menteng menghadirkan warna dan cita rasa berbeda jika dibandingkan dengan Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. Untuk Nasi Goreng Gila, tidak hanya menyajikan nasi yang digoreng saja, tetapi di dalamnya juga ada kondimen lain seperti mie dan sayuran. Itu lah yang membuatnya hingga dinamakan sebagai Nasi Goreng Gila - karena dobel karbohidrat.
Nasi Uduk Kebon Kacang
Masih dalam kategori hidangan berbasis nasi, KTD juga menawarkan tenant legendaris bernama Nasi Uduk Kebon Kacang yang berasal dari Ibu Kota. Kepopuleran Nasi Uduk Kebon Kacang ini memang sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, bahkan saking populernya, ada banyak pelaku bisnis kuliner di Jakarta yang menggunakan nama dan suguhan serupa. Olahan nasi uduknya yang pulen dan hangat berbalut daun pisang ditemani dengan beragam lauk pauk dan sambal, akan membuat pengalaman kuliner akan menjadi lebih berwarna.

Lapo Tondongta Senayan
Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, tentu sudah tidak asing dengan tempat makan bernama Lapo Tondongta Senayan. Bahkan di masa lalu, Lapo Tondongta akan menjadi sebuah agenda wajib didatangi ketika sedang berada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. KTD tahun ini pun menghadirkan Lapo Tondongta Senayan di Kelapa Gading untuk bisa memuaskan selera pengunjung yang ingin menikmati hidangan khas Batak, Sumatera Utara. Beragam lauk pauk dan sayuran istimewa yang ditawarkan di tenant ini dan semuanya menarik untuk dicicipi.
Sate Padang Takana Juo
Olahan sate khas Padang berbumbu legit juga turut hadir meramaikan pagelaran KTD tahun ini. Tenant legendaris bernama Sate Padang Takana Juo layak untuk dijadikan destinasi kuliner pilihan. Potongan daging sapi ataupun lidah sapi yang tebal dan kaya akan rempah berpadu maksimal dengan sausnya yang begitu khas. Kolaborasi sempurna itu pun menjadikan menu Sate Padang di tenant ini menjadi pilihan yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Gudeg Ujung Keprabon Tempo Doeloe Asli Solo
Pengunjung yang sedang rindu kampung halaman di Kota Surakarta/Solo juga bisa menuntaskannya di KTD. Salah satu caranya dengan menikmati olahan gudeg istimewa yang ditawarkan oleh tenant Gudeg Ujung Keprabon Tempo Doeloe Asli Solo. Olahan

sayur dari nangka muda yang diproses lama dengan menggunakan gula merah, santan, dan aneka bumbu rempah itu menyuguhkan rasa gudeg khas Solo yang rasanya tidak semanis gudeg Yogyakarta. Olahan Nasi Gudeg dengan Sambel Goreng Krecek (sayur krecek), telur rebus dimasak semur/pindang, guyuran areh yang mlekoh, tahu/tempe bacem, hingga ayam opor menjadi kombinasi sempurna yang terasa memanjakan lidah.
Soto Mie Bakut Ko Ricky Bandung
Kuliner berupa soto mie non halal yang legendaris di Bandung pun dapat ditemukan di KTD melalui tenant Soto Mie Bakut Ko Ricky Bandung. Sesuai namanya, hidangan ini berupa

olahan soto mie yang dipadukan dengan bakut atau iga babi. Sensasi kuah sotonya yang gurih dan ringan di lidah mampu membuat penikmatnya terus menerus menyantap hingga tandas tak bersisa. Bakutnya yang lembut pun menjadi daya tarik tersendiri pada menu ini. Ingin mendapatkan sensasi pedas mengelitik di lidah, maka bisa menambahkan kondimen sambal yang telah disediakan.
Pisang Goreng Madu Bu Nanik
Ingin menikmati camilan pisang goreng manis berukuran jumbo? Tentunya Pisang Goreng Madu Bu Nanik jadi jawaban terbaiknya. Tenant ini pun turut meramaikan KTD tahun ini dan selalu sukses membuat antrian panjang pengunjung. Pisang gorengnya yang manis legit dengan tekstur renyah di bagian luar dan moist di dalam menjadikan camilan satu ini sulit untuk ditolak.
Martabak Kubang Hayuda
Masih dalam kategori camilan berupa gorengan, juga bisa dijumpai di tenant Martabak Kubang Hayuda. Sebagai tenant legendaris di KTD, tenant ini menawarkan olahan martabak telur yang tebal berisikan irisan daun bawang, telur, dan cacahan daging sapi. Teksturnya yang begitu kriuk saat digigit beriring serasi dengan rasa gurih asin yang sukses menggoyang lidah. Martabak itu pun dilengkapi dengan kondimen berupa acar dan saus cocolannya yang berwarna kecoklatan.
Otak-Otak Ase
Kangen dengan otak-otak khas bangka yang lembut dan menghadirkan sensasi umami di lidah? Tak perlu jauh-jauh terbang ke Bangka, cukup datangi KTD dan temukan tenant Otak-Otak Ase yang sangat terkenal dengan rasanya yang melegenda. Olahan otak-otak ala Otak-Otak Ase memadukan ikan tenggiri, aneka bumbu, serta tepung dengan komposisi yang seimbang. Hingga mampu menawarkan sensasi rasa otak-otak ikan yang langsung tak terbantahkan saat masuk mulut.

Wingko Babat Kelapa Hijau Sejak 1918
Kuliner legendaris asal Surabaya juga turut hadir di KTD 2026 yang bisa dijumpai di tenant Wingko Babat Kelapa Hijau Sejak 1918. Dari tahun berdirinya saja sudah sangat lama dan hebatnya mampu bertahan hingga saat ini. Meski sudah diteruskan oleh generasi penerus, namun olahan wingko babat ini tetap mempertahankan resep asli yang diwariskan secara turun menurun. Tak heran, banyak masyarakat tetap menyukainya dan mejadikan Wingko Babat ini sebagai salah satu kuliner yang wajib untuk dinikmati.
Es Durian Sakinah
Kulineran tanpa ditutup dengan dessert yang manis dan menyegarkan tentu akan terasa kurang mantap. Tenant Durian Sakinah wajib menjadi salah satu tenant yang patut dijajal dan diperhitungkan saat mengunjung KTD 2026, khususnya bagi penyuka olahan durian. Sebagai merek es durian yang legendaris di Tanah Air, Es Durian Sakinah menawarkan kreasi buah durian yang sedap dan khas di lidah. Seporsi es durian menawarkan olahan buah durian yang melimpah berpadu dengan buliran es serta kental manis yang makin menyempurnakan.



Komentar