• Novi Amaliyah

Starbucks Indonesia Luncurkan Makanan dan Minuman Plant-Based


Setelah sukses dengan varian minuman plant-based menggunakan susu kacang almond sebagai pengganti susu di bulan September 2020 lalu. Starbucks Indonesia, akhirnya meluncurkan varian makanan berbahan dasar plant-based atau nabati yang banyak dinantikan pelanggan Starbucks di Indonesia terutama mereka yang mengadopsi gaya hidup vegetarian.


Ada tiga makanan berbahan nabati yang dikenalkan oleh Starbucks Indonesia yaitu Plant-Based Sloppy Joe Sandwich dimana sajian sandwich klasik sloppy joe dengan isian patty berbahan nabati di dalam roti sandwich yang lembut, dipadu saus keju, mayones honey mustard, dan tumis jamur tumis bawang bombai yang terkaramelisasi, manis dan gurih menjadi citarasa yang tercipta dari menu satu ini. Selain itu ada Plant-Based Wellington Pocket, yaitu croissant pocket berlapis butter yang gurih dengan isian protein nabati, bayam, keju mozzarella parut, dan taburan daun peterseli. Kemudian ada Plant-Based Focaccia Bead, dimana roti pipih khas Italia dengan taburan topping daging berbahan protein nabati bercitarasa lada hitam, saus tomat, irisan paprika hijau dan merah serta keju parut di atasnya.


Deretan menu baru berbahan dasar protein nabati saat ini baru tersedia di 57 gerai tertentu di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Bali. Selain itu, pelanggan juga dapat memilih susu almond sebagai alternatif non dairy untuk pesanan minuman khas Starbucks handcrafted dan pilihan ini sudah tersedia di seluruh gerai di Indonesia. Pilihan menu berbahan nabati ini akan menawarkan lebih banyak pilihan untuk mengakomodasi preferensi dan gaya hidup pelanggan yang terus berkembang, serta memberikan cara lain untuk merasakan Starbucks Experience.


Serangkaian menu nabati terbaru di Indonesia bergabung dengan banyaknya pilihan menu nabati yang ditawarkan kepada pelanggan Starbucks di wilayah Asia Pasifik dan seluruh dunia. Starbucks berkomitmen untuk memperluas variasi makanan dan minuman berbahan nabati yang sesuai dengan masing-masing negara, karena pilihan menu yang ramah lingkungan turut berkontribusi pada aspirasi Starbucks secara global untuk menjadi perusahaan yang bersumber daya positif.


“Starbucks menawarkan banyak pilihan makanan dan minuman yang lezat untuk dinikmati sepanjang hari,” jelas Liryawati, chief marketing officer, PT Sari Coffee Indonesia.


Susu almond adalah pelengkap sempurna dengan sentuhan rasa manis yang lembut dari kacang almond untuk minuman Starbucks yang disajikan dingin maupun hangat. Pilihan susu almond sebagai alternatif pengganti susu melengkapi pilihan susu non dairy yang sudah dipunya Starbucks sebelumnya yaitu susu kacang kedelai. Pelanggan cukup membayar Rp 19.000 untuk pilihan susu almond ini. Menu Starbucks berbahan nabati dapat diperoleh melalui pesanan langsung di gerai Starbucks ataupun layanan pesan-antar Starbucks Delivers. Penasaran untuk mencoba?