top of page
  • Maria Yuliana Kusrini

Syrco Base Luncurkan Menu Terbarunya Wakili Artisan Indonesia

Syrco Base, salah satu restoran yang ada di Bali belum lama ini meluncurkan menu terbarunya. Sebagai pelopor culinary hub yang dikepalai oleh Chef Syrco Bakker dan pernah meraih 2 bintang Michelin, deretan menu baru itu dihadirkan untuk mewakili ‘Artisan Indonesia’ khususnya Bali.


Peluncuran menu baru di Syrco Base pun disesesuaikan dengan perubahan musim dengan fokus ke artisan Bali dan tradisi makanan yang beragam. Tak hanya itu saja, hadirnya menu baru itu pun sekaligus menjadi bukti dari komitmen Syrco Base yang memiliki prinsip TNT (Transparency, Nature, Traceability) atau keterbukaan, alami, dan ketertelusuran.   




Untuk menu barunya disajikan melalui 18 moment kuliner yang dibagi dalam 6 bagian. Dimulai dengan ‘Traditions’ dan ‘Bali Heroes’, diakhiri dengan ‘The Future’ dan ‘Indulgence’. Setiap tamu yang bersantap akan berkesempatan mendapatkan pengalaman menakjubkan melalui sajian istimewa. Sebut saja menu bernama Grouper yang terdiri dari perpaduan lidah buaya, sambal hijau, dan tanaman segar yang baru dipetik ‘garden blooms’. Selain itu juga ada menu bernama Tuna yang terbuat dari paduan dari tomat, jahe, dan kacang kenari. 


Konsep Bali Heroes terdiri dari delapan moment yang bertujuan menghormati tradisi Pulau Bali yang masih dijaga. Terbukti dengan penggunaan marigold yang biasanya ditemukan pada sesembahan harian bagi para dewa, hingga keong yang dipanen di sawah terdekat, merupakan sumber protein yang berharga bagi komunitas agraris Bali sejak berabad-abad yang lalu. 


Pada menu Plant Base, kekayaan dan keragaman dari tanah Bali dibungkus dalam sembilan moment makan nabati. Pada saat pembuatan konsep yang baru, tim Syrco Base dengan cermat meriset dan mencoba untuk terkoneksi dengan sejarah panjang dari area sekitar mengenai obat-obatan natural yang dikenal sebagai ‘ubad’, asal-usul dari nama Ubud. Tamu pun dapat menemukan menu bernama Papaya yang mengombinasikan buah-buahan lokal dengan kelapa muda, daun kari, yogurt kelapa, dan tempe. 



Selanjutnya konsep Heritage merupakan konsep dengan nuansa selebrasi berbintang Michelin yang menggabungkan tradisi Bali dan Indonesia yang dikenal dan dicintai. Terinspirasi dari kekayaan rasa dan tekstur yang begitu disukai, hal itu diwujudkan pada pilihan menu sambal. Setiap tamu yang menyukai citarasa pedas dapat menambahkan sensasi pedas sesuai rasa yang mereka inginkan.


“Konsep awal dari Ku merupakan bagian dari ide untuk menyanjung para artisan Bali, produk, serta kebudayaannya. Dan seluruh menu baru ini akan menjadi perluasan untuk cerita kami yang akan terus berkembang. Dari pemilihan jeruk nipis sambal Andaliman, ke rasa umami yang kaya milik sambal Sulawesi Selatan yang mengandung ebi, dan rasa rustic bawang goreng dan bawang putih dari alam Bali, kami mengundang para tamu untuk berbagi rasa cinta terhadap sambal dan bahan-bahan pelengkapnya serta metode dan tradisi masyarakat Indonesia yang tidak bisa hidup tanpa sambal,” ungkap Chef Syrco Bakker.


Kommentare


bottom of page