• Novi Amaliyah

Telah 52 Tahun Berdiri, Sasa Terus Berinovasi



Perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) Makanan dan Bumbu, Sasa terus melakukan inovasi di usianya yang menginjak 52 tahun. Dari perusahaan yang dikenal dengan produk Monosodium Glutamat (MSG), Sasa Goumet Powder. Kini Sasa hadir dengan berbagai produk inovasinya seperti produk tepung bumbu, santan, bumbu instan, kaldu, hingga bermacam saus kemasan siap pakai. Sampai saat ini, Sasa memiliki 7 varian produk dengan beragam macam turunan variannya, antara lain Sasa Gourmet Powder, Sasa Tepung Bumbu, Sasa Santan, Sasa Saus Sambal, Sasa Sambal Terasi, LaRasa Bumbu Instan, dan Sasa Kaldu.


“Berinovasi tanpa henti merupakan ciri khas Sasa. Kami ingin terus menjaga kualitas produk-produk kami sebagai heritage brand yang kredibel. Tujuannya agar dapat menjadi pilihan premium bagi para konsumen yang ingin memanjakan lidahnya dengan sajian atau masakan rumahan lezat dengan produk-produk yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Ini merupakan bagian dari komitmen Sasa dalam membuat berbagai bumbu dapur melezatkan berkualitas prima, yang cocok untuk kuliner Nusantara maupun internasional”, jelas Albert Dinata, Head of Marketing PT Sasa Inti pada acara Halal Bihalal dengan Media.


Acara yang digelar di Feast Restaurant, 25 Juni 2019 ini juga diisi dengan demo masak bersama Chef Igo yang merupakan Chef Internal PT Sasa Inti. Demo masak ini menghadirkan kreasi praktis menggunakan rangkaian produk bumbu dan tepung bumbu dari Sasa. “Sekarang banyak ibu pekerja yang punya sedikit waktu untuk memasak. Kehadiran Sasa memberikan solusi bagi ibu pekerja yang ingin menyajikan sajian lezat tanpa harus menghabiskan waktu yang lama di dapur. Memasak jadi lebih mudah, praktis dan efisien,” tambah Chef Igo.



Saat ini produk Sasa sudah bisa didapatkan dengan mudah di setiap sudut wilayah di Indonesia. Baik itu di pasar tradisional maupun pasar modern seperti di hypermarket, supermarket, dan minimarket. Sasa juga telah merambah pasar internasional dengan mengekspor produknya sejak lebih dari satu dekade ke pasar Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Australia.

© 2019 yukmakan channel