• alettasumampouw

V-SOY Barista Soylusion Competition

Tanggal 1 Oktober 2022 lalu, bertepatan dengan Hari Kopi Internasional, V-SOY menyelenggarakan acara final “V-SOY BARISTA SOYLUTION COMPETITION” berskala nasional di Elisse Lounge – The Tribrata Darmawangsa Jakarta. Dengan menggunakan mesin kopi tipe Seattle Geisha 2G E61W/Emergency Bottom - Stainless Steel dari PT Formisa International, ketiga finalis terbaik akan battle secara Live untuk menentukan juara 1,2, dan 3, untuk memperebutkan hadiah utama yaitu satu set mesin kopi Ascaso Uno Pid &Hey Café Espresso Grinder, dengan total hadiah senilai Rp 90.000.000.-.



V-SOY berharap dengan adanya kompetisi ini bisa memperluas market B2B (Business to Business) dengan cara memberikan referensi, edukasi, peluang bisnis, yang dipandu oleh figur-figur kopi terpercaya, dengan tujuan akhirnya adalah memperkenalkan V-SOY LOW SUGAR for Barista kepada para pengusaha kuliner dan kopi (F&B) khususnya Barista. Dengan aktivitas dan campaign ini, V-SOY World Indonesia ingin memperkuat brand awareness sebagai susu kedelai yang bisa dijadikan ‘bahan dasar susu plant based’ pada menu-menu kopi,


Para Juri untuk acara final ini diantaranya Adi W. Taroepratjeka, Sebagai Direktur Utama dan pemilik 5758 Coffee Lab, beliau telah berkecimpung di industri kopi selama beberapa dekade. Dedikasinya terhadap kopi membawanya menjadi Instruktur Q Grader pertama dari Indonesia. Namanya dipopulerkan oleh Coffee Story-KompasTV sebagai presenter. Juri lainnya yaitu Viki Rahardja yang biasa dipanggil “Bang Viki”, beliau adalah juara Latte Art Champion di tahun 2016. Selain bekerja sebagai “coffee shop consultant” di sebuah perusahaan kopi di Indonesia, dedikasinya pada dunia kopi dan bisnis coffee shop membuatnya lebih dikenal sebagai Beverage Influencer dan Creator.


Dalam Kompetisi ini, para juri menetapkan 3 pemenang yaitu juara 1: Septha Dwi Christi Yosyeade. Sephta menamatkan SMA-nya di SMA Taruna Bakti Nusantaralalu melanjutkan pendidikannya di Aero Flyer Pilot Institute dan kini mengalihkan minat dan bakatnya terhadap kopi dengan menjadi Barista di Jijou Coffee & Social, salah satu coffee shop unggulan di Bandung. Signature Beverage racikan Sephta bernama ‘The Wind Rises’ yang berbahan dasar Kembang Tahu, menjadi minuman yang diikutsertakan dalam Barista Soylution Competition. Dengan cita rasa kopi yang ringan, tidak terlalu manis dan sangat otentik akan terasa semakin pas dengan tambahan V-Soy Low Sugar for Barista ke dalam minumannya.


Juara 2 dalam kompetisi ini adalah: M. Vikram Hakim. Berprofesi sebagai seorang Barista dan Bartender Profesional dan seorang Bar Trainer di HWGroup dan Business Partner di The Craft Coffee - coffee shop dengan spesialisasi Coffee Mocktail, yangberlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Vikram telah mengikuti berbagai kompetisi sejak tahun 2019 dan berhasil meraih beberapa penghargaan dari ajang kompetisi tersebut. Minuman yang menjadi andalan untuk kompetisi ini adalah ‘Pancaroba’, sebuah coffee mocktail yang terinspirasi dari Irish Coffee dengan menggunakan bahan dasar khas Indonesia.


Sedangkan juara 3 adalah: Ulfa Ulianah. Sebagai satu-satunya finalis wanita di Barista Soylution Competition, Ulfa mampu menginspirasi banyak wanita lain yang menggeluti profesi yang sama. Di belakang mesin kopi, ia tidak hanya menerima dan membuat minuman pesanan pengunjung di SMITH Bandung. Tapi, ia juga selalu menciptakan kreasinya dengan berbagai bahan yang terinspirasi dari berbagai kudapan khas di Bandung, Jawa Barat. Dalam Barista Soylution Competition, Ulfa membuat ‘Tofu Flower City’, signature drink yang terinspirasi dari Kembang Tahu. Pada minuman ini, para penikmatnya dapat merasakan tektur tahu dan juga rasa jahe serta V-Soy Low Sugar for Barista sebagai pelengkap nikmatnya minuman tersebut.



Selamat untuk para pemenang di ajang kompetisi V-SOY Barista Soylusion!!!