• Maria Yuliana Kusrini

Wahyoo Kitchen Partners yang Kian Eksis di Usianya yang Ke-5



Wahyoo sebagai perusahaan startup yang berfokus pada digitalisasi dan modernisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) kuliner, tahun 2022 ini masuk ke usianya yang kelima. Wahyoo pun makin eksis dengan mengembangkan bisnis melalui Wahyoo Kitchen Partners. Jaringan cloud kitchens ini sebagai salah satu bentuk nyata dari komitmen Wahyoo dalam membantu mengembangkan bisnis para pemilik usaha kuliner di Indonesia.


Saat ini sudah ada 250 UKM Kuliner yang tergabung dengan Wahyoo. Dengan memanfaatkan jaringan Wahyoo Kitchen Partners ini, maka visi Wahyoo menjadi perusahaan platform teknologi end-to-end untuk UKM kuliner terbesar di Indonesia dapat terwujud. Jaringan cloud kitchens ini pun diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan yang lebih besar lagi sekaligus meningkatkan loyalitas para mitranya.


Pemilihan cloud kitchen sebagai mesin pertumbuhan baru bagi Wahyoo ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam memanfaatkan jaringan kuliner yang sudah ada ditambah infrastruktur teknologi Wahyoo yang sudah mumpuni. Dalam membangun jaringan cloud kitchennya, Wahyoo memiliki keunggulan berupa kemitraan dengan UKM kuliner yang selama ini telah menjadi bagian dari perusahaan. Sehingga berbeda dengan cloud kitchen yang membutuhkan investasi dalam membangun dapur baru dan karyawan baru, mitra UKM kuliner pun bisa memaksimalkan potensi dari dapur dan karyawan yang sudah ada, sesuai standar dalam hal kebersihan dan kualitas memasak yang diharuskan oleh Wahyoo.



Saat ini Wahyoo telah memiliki tiga merek private label, yaitu Bebek Goreng Bikin Tajir, Ayam Paduka, dan Bakso Bikin Tajir. Sesuai namanya, BGBT menghadirkan olahan bebek sedap dari bebek jenis Peking hibrida yang dipadukan dengan nasi putih, bumbu, serta sambal pelengkapnya. Varian yang menjadi unggulannya adalah Bebek Goreng, Bebek Bakar, dan Bebek Goreng Suwir. Saat ini BGBT sudah memiliki 134 outlet yang tersebar di Jabodetabek.


Berbeda lagi dengan merek Ayam Paduka yang menghadirkan hidangan utama berupa ayam goreng. Telah memiliki 42 outlet yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung, Ayam Paduka punya pilihan menu seperti Nasi Ayam pejuang Kebuli, Nasi Ayam Pejuang Narcis atau olahan ayam bersaus keju. Olahan ayam yang disajikan berupa olahan ayam popcorn yang dipadukan dengan nasi putih serta saus atau topping penyertanya. Sedangkan untuk brand terbaru Wahyoo, ada Bakso Bikin Tajir yang menghadirkan bakso dengan berbagai varian kuah berbeda. Ada pilihan kuah sop buntut, kuah original, hingga kuah rawon yang dipadukan dengan bakso urat ataupun bakso ranjau. Bakso Bikin Tajir ini pertama kali buka pada bulan April 2022 lalu.


Berdiri sejak 2017, perusahaan yang awalnya menyasar segmen mikro seperti warteg dan warung makan tradisional, kini berkembang menjadi lebih luas yaitu segmen kecil dan menengah, sehingga dampak dari Wahyoo pun bisa dirasakan lebih luas. Oleh sebab itu, perusahaan ini terus berinovasi dalam membangun bisnisnya demi menjaga loyalitas para pemilik usaha kuliner yang menjadi mitranya.



“Kami melihat kemudahan menjadi kunci berkembangnya bisnis model dari Wahyoo Kitchen Partners. Mulai dari kemudahan dalam berbelanja bahan baku lewat aplikasi kami, kemudahan dalam menjalankan operasional masak di dapur mereka, sampai kemudahan dalam pembayaran dalam aplikasi kami. Hal itu pun membuat kami yakin dapat membuat mitra kami menjadi lebih senang dan loyal. Tercatat sekitar 250 restoran kecil dari 27.000 mitra Wahyoo telah bergabung dengan Wahyoo Kitchen Partners ini,” tambah Daniel Cahyadi selaku COO Wahyoo.