• Maria Yuliana Kusrini

Wisata Kuliner Hong Kong yang Pantang Dilewatkan

Saat berkunjung atau berwisata ke suatu daerah, tentu kita tak akan pernah melewatkan untuk menikmati beragam kuliner khas setempat untuk dicicipi. Begitu pula saat berkunjung atau berwisata ke Hong Kong. Sebagai salah satu kota pusat kuliner dunia, Di Hong Kong, kita dapat menyantap olahan bebek panggang, mi kenyal dengan daging sapi, ataupun dimsum kukus hangat bercitarasa gurih.



Meski masih di masa pandemi, akan tetapi wisata kuliner Hong Kong telah berkembang dengan pesat. Terbukti dengan semakin banyaknya restoran baru yang dibuka dan kini jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan awal tahun ini. Dan dengan meningkatnya jumlah orang yang telah divaksinasi, masyarakat pun merasa lebih percaya diri untuk makan di luar. Para wisatawan pun tentunya sudah bersiap untuk berwisata ke berbagai tempat.

Reputasi Hong Kong sebagai tujuan wisata kuliner pun diperkuat di tahun 2009, ketika Michelin Guide memulai debutnya di kota tersebut dengan memberikan 31 bintang pada 22 restoran ternama di Hong Kong. Hal itu pun menjadikan Hong Kong sebagai pelabuhan untuk beberapa makanan terbaik di Asia.


Restoran bernama Lung King Heen merupakan restoran Cina pertama dan satu-satunya di dunia yang pada saat itu menerima penghargaan tiga bintang Michelin. Hal ini otomatis membantu mengangkat masakan Kanton masuk ke destinasi wisata kuliner favorit. Sampai hari ini, tepatnya 12 tahun, Lung King Heen masih memegang predikat tiga bintang Michelin itu. Penghargaan ini mendorong Lung King Heen serta hidangan Kanton masuk ke dalam daftar hidangan lezat. Selain punya masakan Kanton yang dijamin kelezatannya, restoran bernama 8½ Otto e Mezzo BOMBANA juga mendapatkan tiga bintang Michelin. Restoran ini menjadi restoran Italia pertama dan satu-satunya di luar Italia yang diakui dengan penghargaan itu. Restoran terkenal lainnya yang bisa ditemukan di Hong Kong adalah New Punjab Club. Restoran Pakistan pertama di dunia yang diakui memiliki bintang Michelin ini memiliki hidangan spesial berupa daging rusa tandoori yang disiram dengan lassi mangga.


Selain restoran fine-dining bintang tiga, Hong Kong juga punya restoran lain dengan harga lebih terjangkau yang diakui Michelin. Restoran itu bernama Tim Ho Wan yang mendapatkan predikat bintang Michelin selama 10 tahun berturut-turut. Sedangkan untuk street food, ada Mak Man Kee Noodle Shop yang sudah berusia lebih dari enam dekade dan masih setia menyajikan mie telur kenyal dengan wanton udang ukuran besar. Ada juga Kai Kai Dessert yang terkenal dengan makanan penutup tradisional Kanton seperti sup wijen hitam, sup almond, dan pangsit yang diisi dengan pasta wijen hitam.