• Novi Amaliyah

12 Khasiat Tempe Pada Ibu Hamil, Dari Meningkatkan Mood Hingga Menguatkan Tulang


tempe panggang
Tempe, makanan sumber protein nabati terbaik bagi ibu hamil

Tempe bisa dibilang menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang cukup populer. Tempe adalah salah satu sumber protein nabati yang baik dan murah. Tempe berasal dari kacang kedelai yang difermentasi dan mudah didapat. Bahan makanan sederhana memiliki banyak manfaat kesehatan karena kandungan vitamin didalamnya. Tempe kaya akan vitamin B12 dan merupakan sumber protein yang lengkap, itulah sebabnya makanan ini terkenal di kalangan pecinta sayuran dan vegan. Tempe juga mengandung setiap asam amino mendasar yang dibutuhkan tubuh dan juga janin pada masa kehamilan dimana untuk mendapatkan tulang dan otot yang sehat selama dalam kandungan. Berikut 12 khasiat tempe pada masa kehamilan seperti dilansir dari berbagai sumber.



Meningkatkan suasana hati

Mengonsumsi tempe dapat melindungi dari kondisi melankolis pada kehamilan. Satu penyelidikan khusus tahun 2018 di Jepang meninjau lebih dari 1.700 wanita tentang disposisi dan konsumsi mereka terhadap sumber makanan berbasis kedelai termasuk tempe dan pasta miso yang menjadi salah satu bumbu dasar dalam berbagai masakan Jepang.


Menurunkan Kadar Kolesterol

Tempe terbuat dari kacang kedelai, yang mengandung senyawa yang disebut isoflavon, dimana berhubungan dengan kadar kolesterol. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa memasukkan tempe ke dalam rutinas menu sehari-hari dapat meningkatkan kadar LDL dan kolesterol total. Tentu pastikan juga memperhatikan cara penyajiannya, baiknya hindari dengan cara menggoreng dan menggantinya dengan mengukus atau memanggangnya


Sumber Protein Vegetarian

Tempe bisa menjadi sumber protein nabati yang baik selama kehamilan. Bagi ibu hamil setidaknya membutuhkan sekitar 60 gram protein setiap hari selama kehamilan. Tempe adalah pilihan yang layak untuk protein nabati dan dapat sangat membantu bagi pecinta sayuran dan vegan yang perlu mendukung asupan sehat mereka selama kehamilan.


Mengurangi Stres Oksidatif

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of agrarian and food sciences menemukan bahwa tempe mengandung penguat sel yang dapat mengurangi tekanan oksidatif. Penguatan sel dapat membunuh radikal bebas, dimana ketika partikel ini dikumpulkan dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker.


Melindungi Terhadap Anemia

Anemia sering terjadi pada kehamilan dan dapat menyebabkan kelelahan, lemas, sakit kepala, dan banyak lainnya. Mengonsumsi makananan berbasis kacang-kacangan seperti kedelai secara rutin dapat melindugi dari gejala anemia.


Meningkatkan Kesehatan Tulang

Tempe mengandung kalsium, fosfor, mangan, dan tembaga, yang semuanya merupakan suplemen pembentuk tulang. Kalsium adalah suplemen utama yang dibutuhkan untuk tulang padat dan fosfor menjaga integritas kerangka dan perkembangan tulang. Tingkat tembaga yang rendah juga telah dikaitkan dengan penurunan ketebalan mineral tulang. Makan tempe juga dapat membantu mengurangi beban bahaya ini dan meningkatkan pertumbuhan tulang.


Sumber Asam Omega 3

Saat hamil, apalagi bagi yang tidak menyukai ikan bisa menjadikan tempe sebagai alternatif pengganti ikan sebagai sumber asam omega3.

Lemak tak jenuh omega-tiga sangat besar untuk perkembangan janin yang sehat.


Meningkatkan Kesehatan Jantung

Tempe mengandung isoflavon kedelai yang dipercaya bermanfaat untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat meredakan peradangan dan menurunkan kadar kolesterol LDL, yang dapat mengurangi bahaya penyakit jantung. Penelitian lain juga menemukan bahwa protein kedelai dapat mengurangi kadar kolesterol serta membantu menurunkan kadar zat lemak.


Bermanfaat bagi orang dengan Intoleransi Laktosa (alergi Susu)

Jika ibu hamil tidak bisa minum susu standar atau alergi dengan susu hewan, bisa menjadikan tempe sebagai alternatif untuk dikonsumsi.


Menurunkan Peradangan

Ibu hamil yang mengalami peradangan sering dianjurkan untuk menjauhi produk susu. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan dalam penelitian dari Oklahoma State University menemukan bahwa produk protein kedelai seperti tahu dan tempe dapat dikonsumsi untuk meredakan nyeri pada persendian.


Mengurangi Obesitas

Terbukti bahwa mengonsumsi produk kedelai seperti tempe akan mengurangi rasa lapar Anda dan ini membantu menghilangkan obesitas. Menambah berat badan lebih dari yang diusulkan tidak diragukan lagi merupakan kekhawatiran selama kehamilan. Lebih Lanjut


Meningkatkan Kesehatan Usus

Tempe mengandung prebiotik yang tinggi, yaitu sejenis serat yang meningkatkan perkembangan mikroorganisme berguna yang ditemukan di usus. Dimana memiliki efek menenangkan dan dapat membantu kognisi, yang mendukung kesehatan pencernaan.