top of page

Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 Diramaikan Berbagai Agenda Menarik

  • Gambar penulis: Maria Yuliana Kusrini
    Maria Yuliana Kusrini
  • 19 jam yang lalu
  • 3 menit membaca

Pameran berskala internasional, Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang tengah berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat turut diramaikan dengan berbagai agenda seru dan menarik. Mulai dari beragam seminar, workshop, hingga kompetisi tingkat nasional maupun internasional yang bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mendorong inovasi, sekaligus memperkuat kolaborasi para pelaku industri.


Salah satu agenda unggulan yang konsisten dilangsungkan adalah Tea Masters Cup (TMC) Indonesia. Tahun ini, kompetisi bergengsi bagi para profesional teh ini juga diselenggarakan untuk mendorong peningkatan kualitas industri teh nasional. Para peserta kompetisi Tea Masters Cup Indonesia 2026 pun ditantang untuk menyajikan kreasi minuman teh, lengkap dengan cerita dibalik penciptaan kreasi minuman itu (storytelling). Kompetisi yang melibatkan beberapa juri profesional itu dilangsungkan di area Hall D.

"Tea Masters Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi saja, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem teh Indonesia yang lebih maju. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di seluruh rantai industri teh. Mulai dari petani, tea master, pelaku usaha, hingga edukator. Ketika kualitas sumber daya manusianya terus berkembang, maka industri teh Indonesia akan semakin kompetitif dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat global," ujar Oza Sudewo selaku Indonesian Tea Specialist.


Tak hanya menyediakan panggung untuk teh, kegiatan yang berkaitan dengan kopi hingga wine juga bisa dijumpai di FHI 2026. Di bidang kopi, Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) kembali menghadirkan Indonesia Barista Championship (IBC) sebagai ajang seleksi barista terbaik Indonesia menuju World Barista Championship. Sementara itu, Indonesia Sommelier Association (ISA) menyelenggarakan Wine Masterclass yang menghadirkan edukasi dasar mengenai wine bagi para profesional di industri hospitality. Dua kegiatan bergengsi itu pun bisa dijumpai di kawasan Hall B3.


FHI 2026 juga makin meriah dengan diselenggarakannya World Fashion Drinks Competition (WFDC) Indonesia Division. Kompetisi untuk kreasi minuman non-alkohol bertaraf internasional ini merupakan bagian dari jaringan kompetisi global yang diinisiasi oleh Sinoexpo. Ajang ini menjadi wadah bagi para mixologist dan barista Indonesia untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperebutkan kesempatan mewakili Indonesia pada kompetisi tingkat dunia.



Association of Culinary Professionals (ACP) pun turut terlibat dengan menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif bersama para chef profesional dan praktisi kuliner dalam sesi hands-on masterclass. Serangkaian Workshop Session diselenggarakan selama berlangsungnya FHI 2026, yakni antara tanggal 21-24 Juli 2026. Di hari pertama menghadirkan Chef Stefu Santoso (Executive Chef APREZ Catering, Amuz Group) yang membagikan pengetahuan mengenai daging dan cara memotongnya. Pengunjung pun bisa berinteraksi secara langsung dengan Chef Stefu dan mencicipi olahan daging yang disupport oleh Meat & Livestock Australia (MLA).


Berbagai sesi atau acara workshop juga bisa pengunjung temukan di FHI 2026. Mulai workshop bersama LPPOM MUI dan Perum BULOG. Keduanya turut mengisi Industry Seminar yang membahas implementasi kewajiban sertifikasi halal pada produk pangan serta strategi memperkuat ketahanan pangan nasional. Tak hanya itu saja, juga ada berbagai agenda workshop dengan tema menarik yang dihadirkan.


FHI 2026 secara khusus menghadirkan ekosistem bisnis yang dirancang untuk mempercepat lahirnya kolaborasi, investasi, dan peluang perdagangan baru. Melalui FHI Business Matching Programme, exhibitor dipertemukan secara terarah dengan buyer potensial, distributor, importir, operator hotel dan restoran, hingga investor dari berbagai negara. Berbagai fasilitas pun dirancang untuk meningkatkan efektivitas interaksi antar pelaku industri, seperti Business Matching Lounge, Buyers Concierge, Customer Insights Corner, Leadgrab Counter, FHI Lounge, Wellness Corner bersama Perfect Health, serta layanan shuttle service.

"Dengan pertumbuhan daya beli masyarakat, meningkatnya investasi, serta prospek industri yang terus menguat, kami optimistis FHI 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli saja, tetapi juga menjadi katalis lahirnya inovasi, investasi, dan kemitraan strategis yang akan menentukan arah pertumbuhan industri ini ke depan. Kami akan terus memperkuat peran FHI sebagai pameran dagang internasional B2B terdepan di Indonesia demi mendorong pertumbuhan industri secara berkelanjutan," terang Meysia Stephanie, Portfolio Director Food & Hospitality Indonesia 2026..


FHI 2026 masih terus berlangsung hingga 24 Juli 2026 yang akan menjadi wadah bagi para pelaku industri dan profesional yang ingin menjelajahi inovasi terkini, memperluas jejaring bisnis, serta mengikuti rangkaian seminar, kompetisi, dan program business matching. Informasi lebih lanjut mengenai registrasi dan seluruh rangkaian kegiatan FHI 2026 dapat diperoleh melalui www.foodhospitalityindonesia.com, serta akun resmi Food & Hospitality Indonesia di Instagram (@foodhospitalityindonesia_fhi), Facebook dan LinkedIn (Food & Hospitality Indonesia), serta YouTube (Food & Hospitality Series_ID).

Komentar


bottom of page