top of page

Oreo Berbagi Seru Berakhir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Gambar penulis: Maria Yuliana Kusrini
Maria Yuliana Kusrini
51false14 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)
3 menit membaca

Rangkaian program yang diselenggarakan Oreo, yakni 'Oreo Berbagi Seru', akhirnya berakhir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Program ini pun melengkapi perjalanan dari pembelajaran seru bagi 7.000 anak sekolah dasar di pelosok Indonesia.


Pelaksanaan 'Oreo Berbagi Seru' di Kabupaten Langkat ini pun menjadi lokasi ketujuh sekaligus penutup rangkaian program di tahun ini. Oreo pun tetap menggandeng Indonesia Mengajar untuk menghadirkan kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru dengan target 1.280 siswa Sekolah Dasar di Langkat. Kegiatan ini pun turut melibatkan guru, orang tua, hingga komunitas, guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih seru, interaktif dan bermakna.



Program 'Oreo Berbagi Seru' mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Langkat. Hal itu karena selaras dengan upaya pemberdayaan ekosistem pendidikan yang sedang digalakkan, khususnya bagi para guru. Program itu bernama ‘Guru Penggerak’ yang diinisiasi sejak tahun 2024 untuk memberdayakan guru menjadi agen transformasi pendidikan. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan yang menempatkan guru sebagai salah satu kunci dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.


“Kami mengapresiasi Oreo atas inisiatif program ‘Oreo Berbagi Seru’ karena mendukung salah satu program kami. Kami pun percaya program ‘Oreo Berbagi Seru’ mampu mendorong para guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang seru dan bermakna bagi anak-anak kami, yaitu melalui metode belajar yang mengintegrasikan unsur bermain, interaksi, dan kreativitas. Kami berharap seluruh pengetahuan yang diperoleh melalui program ini dapat terus diterapkan setelah kegiatan berakhir, baik oleh guru maupun orang tua yang mendampingi anak belajar di rumah,” ungkap Muhammad Yunus, SE. selaku Jabatan Fungsional (JF) Pengembang Kurikulum Ahli Muda.


Pada kesempatan baik ini, Oreo mendistribusikan 270 alat belajar seru bagi siswa di Langkat. Alat pembelajaran itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan belajar di bidang Literasi, Numerasi, Sains dan Bahasa Inggris menggunakan pendekatan belajar sambil bermain yang seluruhnya telah disesuaikan dengan kurikulum nasional. Tidak hanya itu, selama tanggal 16-21 September 2026 digelar pula serangkaian pelatihan edukasi seru bagi 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas untuk memberdayakan peranan seluruh ekosistem pendidikan.



Bagi guru, pelatihan dirancang untuk memperkenalkan filosofi belajar seru sekaligus panduan pemanfaatan alat belajar seru melalui simulasi penerapannya dalam kegiatan belajar di kelas. Bagi orang tua, diberikan sesi edukasi yang memberikan wawasan mengenai perkembangan anak serta cara menghadirkan aktivitas belajar yang interaktif melalui permainan sederhana yang dapat dilakukan bersama di rumah. Sementara bagi komunitas, kegiatan diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekitar.


“Sebagai guru, terkadang kami terlalu fokus pada bagaimana menyampaikan seluruh materi kepada anak. Padahal yang tidak kalah penting adalah bagaimana membuat mereka menikmati proses belajarnya. Melalui program ‘Oreo Berbagi Seru’, kami mendapatkan banyak inspirasi bahwa belajar bisa dikemas menjadi permainan yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan. Saat anak merasa senang, mereka menjadi lebih aktif bertanya, lebih berani mencoba, dan lebih mudah terlibat dalam pembelajaran. Pengalaman ini mendorong kami untuk terus mengeksplorasi cara-cara kreatif agar keseruan belajar tidak berhenti bersama program ini, tetapi terus hadir di ruang kelas hingga nanti,” jelas Evi Destari Br Tarigan, S.Pd, M.Si, selaku guru SD Negeri 050647 Timbang Lawan.



Selain dukungan dari guru, orang tua, dan komunitas, masyarakat juga telah berkontribusi mewujudkan misi positif di balik program “Oreo Berbagi Seru”. Yaitu melalui pembelian produk Oreo, dimana sebagian dari keuntungan penjualan didonasikan untuk menyukseskan penyelenggaraan program 'Oreo Berbagi Seru' ini.


“Puncak pelaksanaan di Langkat sekaligus menjadi momentum bagi Oreo untuk merefleksikan perjalanan ‘Oreo Berbagi Seru’ sepanjang tahun 2026. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, program ini menemukan bahwa semangat untuk menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi anak bisa hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari kreativitas guru di ruang kelas, keterlibatan orang tua di rumah, hingga dukungan komunitas di lingkungan sekitar anak. Semoga program ini mampu membantu anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU, yaitu mereka yang berkarakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tutup Anggya Kumala selaku Marketing Director Mondelēz Indonesia yang menaungi Oreo.

Komentar


bottom of page