top of page

Oreo Realisasikan Pendidikan Bermutu Untuk Siswa SD di Kabupaten Ogan Ilir

  • Gambar penulis: Maria Yuliana Kusrini
    Maria Yuliana Kusrini
  • 1 hari yang lalu
  • 3 menit membaca

Oreo melalui kampanye 'Oreo Berbagi Seru' kini hadir di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan Oreo untuk merealisasikan visi 'Pendidikan Bermutu untuk Semua' dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen). Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program ‘Oreo Berbagi Seru’ terdiri dari kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru.



'Oreo Berbagi Seru' turut melibatkan seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari guru, orang tua, hingga komunitas. Hal itu dilakukan demi menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi 625 siswa Sekolah Dasar di Ogan Ilir, Sumatera Selatan agar dapat menjadi Generasi SERU. Program ini pun mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir karena sejalan dengan fokus peningkatan akses dan kualitas pendidikan murid yang lebih cerdas, kompetitif, dan berkarakter.


“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Oreo atas inisiatif program ‘Oreo Berbagi Seru’ yang sejalan dengan visi Kemendikdasmen, ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Melalui program ini meng-upgrade kemampuan para guru di kelas, pemerataan kesempatan belajar yang bermutu, sekaligus  menghadirkan keseruan dan kebahagiaan bagi anak-anak dengan kegiatan belajar sambil bermain. Semoga inisiatif ini dapat membuktikan bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat menghadirkan dampak yang nyata dan inklusif bagi generasi penerus bangsa,” ungkap Muslih Hidayat, S. Pd. Gr, selaku Pengawas Kabupaten Ogan Ilir yang mewakili Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir.


Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan sendiri menjadi kabupaten keenam yang disambangi oleh program ‘Oreo Berbagi Seru’. Momentum ini diwujudkan melalui pendistribusian 270 alat belajar seru yang menjangkau 625 siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ogan Ilir. Alat belajar seru ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan belajar di bidang Literasi, Numerasi, Sains dan Bahasa Inggris menggunakan pendekatan belajar sambil bermain yang disesuaikan dengan kurikulum nasional. 



Tidak hanya itu saja, pada tanggal 19-22 Agustus 2026 lalu, digelar serangkaian pelatihan edukasi seru bagi 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas. Pelatihan itu dilangsungkan untuk memberdayakan peranan seluruh ekosistem pendidikan. Bagi guru diperkenalkan filosofi belajar seru dan pemanfaatan alat belajar seru melalui simulasi penerapannya dalam kegiatan belajar di kelas. Bagi orang tua diberikan edukasi mengenai perkembangan anak serta cara menghadirkan aktivitas belajar yang interaktif melalui permainan sederhana di rumah. Sementara bagi komunitas, kegiatan diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekitar.


“Metode belajar sambil bermain menggunakan alat-alat belajar seru dari Oreo sangat membantu kami dalam memahami, mengeksplorasi, dan menerapkan cara belajar yang disukai anak. Mereka jadi lebih aktif bertanya dan terdorong untuk menguasai materi yang sedang dipelajari. Melihat respon yang sangat positif ini, saya sendiri merasa sangat termotivasi untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk semakin menghidupkan suasana belajar di kelas,” jelas Ai Resnawati selaku Kepala Sekolah SDN 1 Indralaya Selatan.

 


Selain melibatkan guru, orang tua, dan komunitas, masyarakat luas di Tanah Air juga dapat mendukung dan berkontribusi dalam misi positif dibalik program “Oreo Berbagi Seru”. Melalui cara sederhana, yaitu dengan meakukan pembelian Oreo, maka sebagian dari keuntungan penjualan itu akan didonasikan untuk menyukseskan penyelenggaraan program ‘Oreo Berbagi Seru’.


“Tahun ini, mengangkat tema ‘Oreo Berbagi Seru’, Oreo menyasar 7 kabupaten yang tersebar di 7 provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Beberapa di antaranya mencakup wilayah 3T dan marginal yang ditargetkan untuk memberi manfaat bagi 7.000 siswa. Kami harap seluruh keseruan program ini dapat memperkuat semangat bersama untuk memberikan pengalaman belajar yang mampu membantu anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU,” tutup Anggya Kumala, Marketing Director Mondelēz Indonesia.

Komentar


bottom of page