• Novi Amaliyah

Peran Penting Glutamat dalam Asi Yang Sering Terlupakan


aneka ragam makanan sumber protein hewani dan nabati
Asupan protein sangat penting bagi ibu menyusui untuk mendapatkan ASI berkualitas

Air susu ibu (ASI) adalah sumber nutrisi penting bagi tumbuh kembang bayi. Namun untuk mendapatkan ASI yang berkualitas sekaligus bernutrisi juga diperlukan asupan yang benutrisi bagi ibu menyusui. Dan hal ini yang sering terlupakan, terkadang ibu menyusui mengonsumsi asupan makanan yang penting membuat kenyang tanpa memperhatikan kepadatan asupan gizi makanan yang dikonsumsi. Berdasarkan masalah inilah PT. Ajinomoto Indonesia berbagi pengetahuan seputar Pentingnya Glutamat dalam ASI kepada Ibu Menyusui di Indonesia, dalam rangak memperingati Pekan ASI Sedunia yang diperingati setiap bulan Agustus.


Menghadirkan dr.Johanes Chandrawinata,MND,SpGK, Ahli Gizi Klinis di RS Melinda Bandung. Menurut dr.Johanes, penting bagi ibu menyusui untuk mengetahui dan menerapkan gaya hidup sehat dan diet yang akan menghasilkan ASI berkualitas baik. Menurutnya, ASI sangat penting sebagai perlindungan paling awal bagi bayi baru lahir, dan juga sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi karena ASI mengandung banyak nutrisi seperti glutamat atau asam amino bebas (FAA) yang merupakan sumber nitrogen yang baik untuk bayi.


“Glutamat, berbagai zat gizi makro, zat gizi mikro, dan zat bioaktif yang terkandung dalam ASI menjadikannya makanan pertama yang ideal untuk bayi. Adanya zat bioaktif dalam ASI menunjukkan pentingnya ASI sebagai makanan fungsional yang berperan penting dalam daya tahan dan kesehatan bayi,” jelas dr. Johanes.


Sebuah studi oleh Berthold Koletzko yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Nutrition and Metabolism 3 Desember 2018 menjelaskan bahwa kadar glutamat bebas dalam ASI 6 kali lebih tinggi dari susu formula lainnya. Pada bayi baru lahir, glutamat dan glutamin merupakan faktor pertumbuhan sel epitel usus. Glutamat dan glutamin meningkatkan fungsi penghalang usus dan mempengaruhi perkembangan sel-sel imunitas. Dari segi anthropometri, glutamat dan glutamin ternyata juga membantu peningkatan tinggi dan berat bayi.


Karena ASI sangat penting bagi bayi, beberapa tips yang penting untuk diperhatikan bagi ibu menyusui salah satunya adalah, mengatur pola makan dan menerapkan diet sehat. Dimana bertujuan supaya produksi ASI juga tidak terganggu selama menyusui.


“Selama menyusui, kebutuhan kalori ibu meningkat 330-400 kkal per hari untuk produksi ASI. Untuk mendapatkan kalori ekstra ini, Ibu menyusui bisa meningkatkan asupan makanan bernutrisi tinggi seperti 1 roti gandum utuh dengan 16 gram (1 sendok makan) selai kacang, satu buah pisang ukuran sedang, atau 225 gram yogurt. Usahakan selalu pilih makanan yang sehat untuk membantu produksi ASI,” jelasnya.


“Pilih makanan berprotein tinggi seperti daging tanpa lemak, telur, susu, kacang-kacangan, dan makanan laut rendah merkuri. Pilih biji-bijian dan sayuran serta buah-buahan yang berserat tinggi. Berbagai makanan akan mengubah rasa ASI. Hal ini baik bagi bayi untuk dapat membedakan rasa, sehingga membantu bayi lebih mudah menerima makanan padat di kemudian hari. Kemudian, cobalah untuk minum 1 gelas air atau minuman lain setelah setiap menyusui. Perlu diingat bahwa minuman manis dan jus mengandung banyak gula yang dapat mengganggu proses penurunan berat badan setelah kehamilan. Kurangi asupan kafein karena kafein dalam ASI dapat mengganggu tidur bayi," tambahnya.


Sementara itu Katarina Larasati, Public Relations Manager – PT AJINOMOTO INDONESIA, mengungkapkan betapa pentingnya bagi ibu menyusui di Indonesia untuk mengetahui tentang penerapan pola hidup dan pola makan yang sehat.


“Sebagai perusahaan penyedia solusi kesehatan dan makanan di Indonesia, PT AJINOMOTO INDONESIA ingin memberikan dukungan bagi para ibu yang setiap hari berjuang untuk memberikan ASI terbaik bagi bayinya. Dari berbagai tips yang diberikan dr. Johanes, semua ibu di rumah bisa dengan mudah menerapkannya ke dalam menu makanan sehari-hari. Untuk mendapatkan inspirasi aneka masakan lezat dan bergizi ibu-ibu bisa mengakses https://www.dapurumami.com," tutup Katarina.