top of page

Syrco BASÈ Perkenalkan Evolusi Menu Terbarunya

Gambar penulis: Maria Yuliana Kusrini
Maria Yuliana Kusrini
12 jam yang lalu
3 menit membaca

Syrco BASÈ yang digawangi Chef Syrco Bakker menjadi sebuah destinasi bersantap unggulan yang dimiliki Bali. Tak hanya menghadirkan deretan menu spesial dengan bahan kualitas terbaik dari kekayaan alam Indonesia, pengunjung yang datang juga akan mendapatkan pengalaman bersantap yang tak terlupa.


Sejak pertama kali dibuka pada bulan Januari 2024 lalu, Syrco BASÈ tetap berpegang teguh pada filosofi penting dalam perjalanan Chef Syrco, yakni 'Traceability, Nature, dan Transparency'. Belum lama ini, Chef Syrco Bakker memperkenalkan evolusi menu terbarunya  di KU Culinary Atelier, Syrco BASÈ Restaurant, dan Syrco BASÈ Bar.



“Menu-menu ini mencerminkan perjalanan kami yang terus berkembang dalam menemukan cara untuk mengekspresikan diri melalui makanan, cita rasa, dan keseluruhan pengalaman bersantap. Ketika pertama kali buka, kami masih mencari cara untuk mengekspresikan Indonesia melalui makanan kami. Kini, kami memahami bahan-bahan yang kami gunakan dan orang-orang di baliknya dengan jauh lebih baik. Pemahaman tersebut mengubah cara kami memasak,” ungkap Chef Syrco.


KU Culinary Atelier

Salah satu venue unggulan Syrco BASÈ sekaligus ruang bersantap KU Culinary Atelier dipimpin oleh Chef Syrco bersama Chef Dawid Koszykowsi. KU Culinary Atelier hanya memiliki 12 kursi yang menawarkan pengalaman lebih personal dan eksklusif. Di sini, menu yang telah berevolusi terdiri dari 11 hidangan, yang masing-masing disebut sebagai sebuah “moment”. Setiap hidangan disiapkan dan ditata di dapur terbuka yang berada tepat di hadapan para tamu. Dengan posisi dapur yang sedikit lebih rendah dari area tempat duduk, sehingga para tamu dapat menyaksikan langsung proses di balik setiap hidangan sekaligus menikmati interaksi yang lebih dekat dengan para chef.


Perjalanan kuliner di KU Culinary Atelier memadukan berbagai bahan yang jarang ditemukan dalam satu sajian. Terdapat empat hidangan yang menggambarkan luasnya eksplorasi itu, mulai dari Catch of Oka, Shrimp, Hamachi, dan Land & Garden. Untuk Catch of Oka memadukan ikan tangkapan lokal dengan algues dan oyster yang diperoleh langsung dari seorang nelayan asal Jimbaran bernama Oka. Setiap pagi, Oka mengirimkan foto hasil tangkapannya dan tim dapur akan memilih ikan yang akan digunakan berdasarkan hasil tangkapan hari itu. 



“Nelayan bernama Oka adalah contoh sempurna dari arti traceability bagi kami. Kami mengenalnya, memahami cara ia bekerja, dan menyesuaikan diri dengan apa yang ia tangkap. Hubungan seperti ini jauh lebih menarik bagi kami dibandingkan menuntut jenis ikan yang sama setiap hari,” ungkap chef Syrco. 


Selanjutnya untuk menu Shrimp dihadirkan melalui marigold, tarragon, dan ayam. Sementara Hamachi, ikan amberjack Jepang yang dikenal akan teksturnya yang kaya dan lembut, dipadukan dengan jambu air dan seledri. Untuk hidangan Land & Garden lebih menyatukan tomat, kopi Kintamani, dan berbagai herba dari kebun yang dimiliki Syrco BASÈ. Sebagai penutup, hidangan pencuci mulut mempertemukan cita rasa klasik Indonesia. Yakni melalui klepon dan rujak dengan kejutan berupa praline sambal matah. Setiap moment itu pun menghubungkan warisan kuliner Bali dengan teknik kontemporer.


Syrco BASÈ Restaurant

Di Syrco BASÈ Restaurant, pengalaman bersantap dimulai dengan tiga hidangan pembuka berukuran kecil. Dimulai dari tartelette lembut yang berupa tartare udang dengan daun shiso dan sambal merah aromatik yang dilapisi aroma serai, daun jeruk purut, dan kecombrang. Kemudian bersambung ke hidangan jagung BBQ yang terinspirasi dari jagung

bakar yang sering dijumpai di sepanjang pantai Bali. Sajian ini sukses menyeimbangkan rasa manis alami dengan keasaman asam jawa dan sentuhan lembut cabai. Rangkaian hidangan pembuka selanjutnya disajikan untuk dinikmati bersama yang bernama Oka’s Catch. Olahan ikan dari Perairan Jimbaran, hasil tangkapan nelayan Oka itu disajikan dengan algues dan mentimun.


Selanjutnya, tamu akan dimanjakan menu Oyster yang menghadirkan kerang segar dari Lombok berpadu dengan fennel, calamansi, dan kemangi. Hidangan Tomat dari menu PURE milik restoran disajikan bersama hamachi dengan sayuran akar, vinaigrette, jambu air lokal, dan lidah buaya. Begitu pun dengan menu Crayfish dari Nusa Dua yang disajikan dengan cuka dan jus. Tak ketinggalan, Farm Chicken dengan bumbu hitam, jamur, dan salak melengkapi rangkaian hidangan untuk dinikmati bersama. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan spiny lobster dari Jimbaran yang dipadukan dengan labu Jepang dalam sajian chawanmushi.


Syrco BASÈ Bar

Bersamaan dengan tasting menu terbaru, Syrco BASÈ Bar juga memperkenalkan menu yang telah diperbarui. Berbagai menu baru itu terinspirasi dari beragam bahan Indonesia, cita rasa lokal, serta semangat menikmati makanan dan minuman bersama yang menjadi karakter utama ruang tersebut. Beberapa menu unggulan yang bisa ditemukan mulai dari Beef Steak Tartare yang dipadukan dengan focaccia dan saus rendang, hingga Taro Rosti yang disajikan bersama ayam betutu dan kecombrang.


Kebun milik Syrco BASÈ terus memainkan peran yang semakin penting bagi berbagai bahan yang digunakan di dapur. Kelapa serta beragam jenis bunga, herba, dan buah dipanen langsung dari area kebun Syrco BASÈ. Seiring dengan berkembangnya kebun tersebut, tim dapat memperoleh semakin banyak bahan untuk menu langsung dari properti Syrco BASÈ. Hal itu pun kian memperkuat hubungan antara apa yang tersaji di atas piring dengan tanah tempat bahan tersebut berasal.



Komentar


bottom of page