'The Art of Jamu' Suguhkan 3 Kreasi Jamu di Kencana Lounge
- Maria Yuliana Kusrini

- 11 jam yang lalu
- 3 menit membaca
Minuman jamu yang begitu lekat akan tradisi Indonesia patut untuk dilestarikan. Maka dari itu, Aston Priority Simatupang pun menggandeng Acaraki Jamu dengan menghadirkan sebuah program bertajuk 'The Art of Jamu'. Ini merupakan sebuah tradisi minum jamu bergaya kontemporer yang bisa menjangkau anak muda dan masyarakat luas yang mungkin kurang menyukai cita rasa jamu klasik.

Melalui 'The Art of Jamu', kolaborasi yang diselenggarakan menghadirkan pengalaman minum jamu yang kontemporer, edukatif, dan tetap berakar pada budaya Indonesia. Seperti kita ketahui, jika minuman jamu tidak hanya menjadi bagian dari tradisi pengobatan dan keseharian masyarakat Indonesia saja. Lebih dari itu, jamu merepresentasikan kekayaan pengetahuan dan budaya Nusantara yang terus berkembang. Acara ini pun berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Kencana Lounge - Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Jakarta Selatan.
Sesi utama dari 'The Art of Jamu' diisi dengan pemaparan historis dari Acaraki Jamu yang komprehensif mengenai budaya minum jamu. Edukasi ini menyoroti profesi Acaraki, sebuah gelar yang secara historis disematkan kepada para peracik jamu pada era Kerajaan Majapahit. Pemaparan ini meluruskan stigma bahwa jamu hanyalah pengobatan alternatif, melainkan sebuah seni meracik (gastronomi) yang membutuhkan presisi, pengenalan karakter rempah, dan teknik ekstraksi yang tepat.
"Jamu selalu diidentikkan dengan minuman yang bercita rasa pahit dan dikonsumsi oleh orang tua. Padahal lebih dari itu, jamu bisa dieksplor menjadi kreasi minuman unik yang sejajar dengan kopi ataupun teh dengan teknik atau proses pembuatan modern. Rempah-rempah yang digunakan sudah diproses menjadi bubuk sehingga bisa diseduh layaknya membuat minuman kopi atau macha," ungkap Tomi selaku Acaraki atau barista pembuat minuman jamu dari Acaraki Jamu.

Acaraki Jamu mendemonstrasikan pergeseran paradigma dalam teknik ekstraksi. Jika secara tradisional jamu ditumbuk atau direbus dalam waktu lama, kini Acaraki menerapkan metode modern. Teknik seperti penggunaan espresso machine, French press, hingga V60 dripperĀ diaplikasikan pada rempah mentah untuk mengekstraksi minyak atsiri dan sari pati rempah secara optimal, menghasilkan minuman yang lebih bersih, beraroma tajam, namun ringan.Ā
Kolaborasi 'The Art of Jamu' hadir melalui tiga minuman jamu yang menggunakan bahan-bahan tradisional yang sudah dijadikan bubuk yang dibuat dengan teknik dan cara modern. tiga minuman itu ada Kuteja, Golden Sparkling, dan Moringacha. Kreasi minuman pertama adalah Kuteja yang memadukan KUnyit, TEmulawak, dan JAhe. Ketiga bahan itu pun sangat dikenal sebagai bagian dari kekayaan rempah yang lekat dengan tradisi jamu Indonesia dan mampu menghasilkan cita rasa rempah yang hangat.
Berikutnya, minuman Golden SparklingĀ yang memadukan kunyit dan asam jawa dengan sparkling water. Sentuhan sparkling water memberikan karakter yang lebih segar dan ringan, menghadirkan interpretasi berbeda dalam menikmati jamu. Sementara itu, minuman MoringachaĀ menghadirkan pendekatan yang lebih kontemporer melalui bahan utama daun kelor yang berbentuk bubuk. Daun kelor bubuk itu pun diseduh dengan air panas dan ditambahkan susu dengn teknik penyajian menyerupai proses pembuatan minuman matcha.
Ketiga kreasi itu pun sukses menunjukkan bagaimana bahan-bahan tradisional dapat dieksplorasi menjadi pengalaman kuliner yang berbeda, tanpa menghilangkan identitas dan karakter tradisional yang melekat pada bahan yang digunakan. Minuman jamu pun bukan hanya sebagai minuman tradisional, tetapi sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki cerita dan potensi untuk terus dieksplorasi.

Kolaborasi ini sekaligus memperkuat peran Kencana Lounge sebagai ruang yang merayakan kekayaan kuliner Indonesia. Yakni sebagai tempat untuk menikmati cita rasa hidangan, menemukan cerita serta budaya Nusantara dalam satu pengalaman. Berlokasi di lantai 2 Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Kencana Lounge merupakan restoran yang menghadirkan sajian autentik Indonesia. Resmi beroperasi sejak 4 Jui 2023 lalu, Kencana Lounge beroperasi setiap hari di jam 10.00-22.00 WIB. Kencana Lounge sangat tepat digunakan untuk berbagai kebutuhan acara, mulai dari acara pernikahan, pertemuan bisnis atau keluarga, ulang tahun, lamaran, arisan, hingga acara privat dan korporat lainnya.
"Melalui kolaborasi 'The Art of Jamu' bersama Acaraki Jamu, kami ingin menghadirkan cara bagi bagi masyarkat urban dalam menikmati kekayaan herbal Nusantara. Kencana Lounge hadir tidak hanya sebagai destinasi kuliner otentik Indonesia, tetapi juga sebagai wadah edukasi gaya hidup sehat yang relevan, tanpa mengesampingkan nilai histori budaya lokal," ungkap Andi Gevika Rizki selaku General Manager Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center.



Komentar