• Novi Amaliyah

6 Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan



Belimbing, buah satu ini memang tak sepopuler buah-buah lainnya seperti jeruk atau stroberi. Tapi tahukah kamu, belimbing menyimpan banyak manfaat. Manfaat belimbing bagi kesehatan ternyata cukup banyak. Buah satu ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, kaya serat dan juga vitamin C.


Belimbing adalah jenis buah yang berasal dari Averrhoa carambola, yang dijumpai di berbagai negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, India, Indonesia, Nepal, Malaysia dan Filipina. Meskipun telah dibudidayakan selama berabad-abad di Asia Tenggara, tidak jelas dari mana buah belimbing berasal. Menurut beberapa sumber, Sri Lanka, Indonesia atau Malaysia adalah beberapa sumber yang paling mungkin asalnya. Varietas belimbing ada yang asam dan manis, yang dibedakan berdasarkan ukurannya. Buah belimbing yang asam cenderung lebih kecil sedangkan jenis yang lebih manis biasanya lebih besar ukurannya. Apa saja manfaat belimbing, yuk simak penjelasan berikut.


Tinggi Antioksidan

Belimbing memiliki kandungan antioksidan yang luar biasa, senyawa yang melawan radikal bebas dan membantu meningkatkan kesehatan. Secara khusus, buah ini kaya akan beberapa senyawa tanaman tertentu dan polifenol dengan sifat antioksidan kuat, termasuk quercetin dan rutin.


Memiliki Sifat Anti-Kanker

Penuh dengan antioksidan, seharusnya tidak mengejutkan jika beberapa penelitian telah melaporkan bahwa makanan padat nutrisi ini mungkin memiliki sifat antikanker yang kuat. Meskipun penelitian saat ini terbatas, satu model hewan tahun 2014 dari Laboratorium Biologi Radiasi & Kanker di Departemen Zoologi Universitas Rajasthan di India menemukan bahwa pemberian ekstrak belimbing membantu melindungi terhadap kanker hati pada tikus. Beberapa senyawa spesifik yang ditemukan dalam buah juga telah terbukti efektif melawan kanker, seperti quercetin, yang telah terbukti menghambat perkembangan sel kanker dalam beberapa penelitian in vitro. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan, bagaimanapun, untuk menentukan efek potensial dari buah belimbing pada kanker pada manusia.


Menurunkan Kolesterol

Meskipun kolesterol adalah bagian penting dari kesehatan, terlalu banyak dapat menyebabkannya menumpuk di aliran darah dan mengeraskan arteri dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menariknya, penelitian in vitro dan hewan pendahuluan telah menemukan bahwa beberapa senyawa yang ditemukan dalam buah belimbing dapat membantu mengurangi kadar kolesterol untuk menjaga jantung tetap sehat dan kuat. Serat belimbing juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL jahat, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner. Faktanya, satu penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition di Meksiko menemukan bahwa serat tidak larut yang diekstrak dari belimbing membantu mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol tinggi pada tikus.

Meningkatkan Imunitas

Hanya satu buah belimbing ukuran sedang dapat menghilangkan hingga 52 persen kebutuhan vitamin C harian atau setara dengan makanan seperti jeruk, lemon dan jeruk nipis dalam hal meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh. Menurut satu penelitian dari Swiss yang diterbitkan dalam Annals of Nutrition & Metabolism, mendapatkan cukup vitamin C dalam makanan dapat membantu mempersingkat durasi infeksi saluran pernapasan seperti flu biasa sekaligus mengurangi keparahan gejalanya. Vitamin C juga dapat membantu melindungi terhadap kondisi lain, termasuk malaria, pneumonia dan infeksi diare. Tidak hanya itu, buah ini juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan oksidatif sehingga mengurangi risiko peradangan, infeksi, dan penyakit kronis.


Mendukung Kesehatan Pencernaan

Buah belimbing dianggap sebagai makanan berserat tinggi, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan. Selain mendukung keteraturan, serat juga telah terbukti memainkan peran sentral dalam aspek kesehatan pencernaan lainnya. Ini membantu meningkatkan kesehatan mikrobioma usus dan mungkin bermanfaat dalam pengobatan dan pencegahan kondisi seperti divertikulitis, wasir, tukak usus, dan refluks asam.


Mengurangi Peradangan

Belimbing wuluh kaya akan antioksidan yang bekerja untuk mengurangi stres oksidatif dan meredakan peradangan. Sebuah model hewan tahun 2016 dari Brasil dan diterbitkan dalam International Journal of Biological Macromolecules juga menunjukkan bahwa ekstrak belimbing wuluh membantu mengurangi peradangan pada tikus, yang berpotensi membantu mengurangi rasa sakit terkait peradangan yang disebabkan oleh kondisi seperti rheumatoid arthritis.