Launching KRISTA InterFOOD Exhibition 2026, Pameran F&B Bergengsi di Tanah Air
- Maria Yuliana Kusrini

- 1 hari yang lalu
- 3 menit membaca
KRISTA InterFOOD Exhibition 2026 akan kembali diselenggarakan oleh KRISTA Exhibitions pada 4-7 November 2026. Menempati lokasi di NICE PIK 2, pameran yang mengumpulkan industri F&B dari hulu hingga ke hilir ini dibangun oleh anak bangsa selama 27 tahun lamanya.

Hingga saat ini, KRISTA InterFOOD telah tumbuh bersama industri makanan dan minuman Indonesia. Momentum ini pun menjadi penegasan atas posisi KRISTA InterFOOD sebagai platform industri F&B yang dipercaya oleh pelaku industri selama lebih dari dua dekade. Perjalanan KRISTA Exhibitions di industri pameran dimulai pada tahun 1995 melalui penyelenggaraan pameran industri percetakan, kertas, dan kemasan.
Melihat potensi besar industri pangan nasional, KRISTA Exhibitions pun memperluas fokusnya ke industri makanan, minuman, teknologi pangan, dan kemasan melalui penyelenggaraan Food n Pack pada tahun 2000. Tiga tahun kemudian, platform tersebut berkembang dan resmi menggunakan nama InterFOOD yang terus tumbuh menjadi salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia dan bertahan hingga saat ini.

"KRISTAInterFOOD merupakan hasil perjalanan panjang perusahaan anak bangsa yang telah berdiri selama 32 tahun. InterFOOD itu adalah anugerah dari Tuhan, bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, kerja keras, dan doa selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana, yaitu menghadirkan panggung yang mumpuni bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia yang tidak kalah dengan pameran lainnya,” ujar Daud D. Salim selaku Chief Executive Officer KRISTA Exhibitions.
Sebagai bagian dari babak baru ini, KRISTA InterFOOD Exhibitions 2026 akan diselenggarakan di NICE PIK 2. Lokasi baru ini menghadirkan venue yang lebih modern, kapasitas lebih besar, serta pengalaman pameran berstandar internasional yang lebih mumpuni. Diharapkan dengan menempati lokasi yang baru, maka pameran dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan menampung banyak pelaku bisnis maupun pengunjung.
Berlangsungnya KRISTA InterFOOD pun terus mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan juga APRINDO. Dukungan positif yang diterima itu pun menjadi bukti dari komitmen kolaborasi untuk memperluas akses pasar, sekaligus membuka peluang bisnis bagi pelaku industri Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Ir. Rizky Handayani Mustafa, MBTM selaku Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pun turut hadir dalam acara Launcing KRISTA InterFOOD Exhibitions 2026 yang dilangsungkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, ia menyatakan rasa bangga serta harapannya akan berlangsungnya pameran KRISTA InterFOOD tahun ini.

“KRISTA InterFOOD ini melibatkan banyak pihak, mulai dari para akademi, para pelaku bisnis, pemerintah, media, dan komunitas. Suatu pameran yang sangat konferenhensif, mengumpulkan industri produk makanan dari hulu hingga ke hilir. Jadi untuk ke depannya, acara ini bukan hanya sekedar menjadi MICE event atau exhibitions saja, tetapi bagaimana mendukung pengembangan ekosistem pariwisata supaya lebih besar lagi. Gastronomi itu akarnya adalah budaya dan kuliner kita itu adalah bagian dari budaya. Kita punya lebih dari 500 etnis dan itu membuat kuliner dan sumber pangan kita begitu beragam,” ungkap Ir. Rizky Handayani Mustafa, MBTM saat memberikan sambutannya.
Pameran tahun ini juga akan diramaikan oleh berbagai program unggulan dan menarik untuk dikunjungi. Mulai dari La Cuisine Cooking Competition 2026 yang akan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bersama ACP Indonesia. Ajang kompetisi memasak tahun ini pun tetap mempertahankan budaya kuliner tradisional Indonesia. Diungkapkan oleh Chef Stefu Santoso selaku Penasehat ACP indonesia jika menu tradisional yang akan dilombakan tahun ini adalah olahan sate yang dimasak menggunakan arang, tidak menggunakan kompor. Selain sate, juga ada kompetisi membuat olahan ayam bakar.
Selain menghadirkan kompetisi yang diselenggarakan oleh ACP Indonesia, juga ada kompetisi menarik lainnya Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia. KRISTA InterFOOD juga makin meriah dengan adanya berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku industri kuliner. Dengan dukungan pemerintah, asosiasi industri, dan komunitas yang telah tumbuh bersama selama 27 tahun, KRISTA InterFOOD optimistis dapat terus menjadi platform terpercaya yang mendorong kolaborasi, inovasi, serta pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia.
“Peluncuran KRISTA InterFOOD bukan sekadar pengenalan identitas, melainkan penegasan atas kepercayaan yang telah dibangun bersama industri selama lebih dari dua dekade. Kekuatan sebuah platform tidak ditentukan oleh nama semata, melainkan oleh kepercayaan yang dibangun bersama komunitasnya. Selama bertahun-tahun, exhibitor, asosiasi, mitra industri, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan InterFOOD. KRISTA InterFOOD adalah refleksi dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama industri," tutup Christina Sudjie selaku Chief Marketing Officer dan Founder KRISTA Exhibitions.




This exhibition sounds like a great opportunity for food industry pros. On a lighter note, I tried the how old do i look app on my selfie and it said I look 25—maybe I should eat more of that F&B innovation!