top of page
  • Maria Yuliana Kusrini

Sejarah Kecap Manis di Indonesia 

Kecap manis merupakan salah satu pelengkap atau tambahan bumbu pada masakan. Selain dapat digunakan sebagai tambahan bumbu saat memasak, kecap manis juga bisa dijadikan saus pada makanan. Kecap manis memiliki sensasi rasa manis yang akan menaikkan citarasa dari masakan yang dibuat atau makanan yang disantap. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali deretan makanan yang menggunakan kecap manis sebagai bumbu atau saus tambahannya.



Saking banyaknya ragam masakan dan makanan yang menggunakan tambahan kecap manis, hingga bisa dibilang jika Indonesia menjadi negara yang memiliki kecap manis sebagai salah satu pelengkap masakannya. Negara lainnya sebenarnya juga memiliki kecap, namun bukanlah kecap manis. Melainkan kecap asin, kecap ikan, dan varian kecap lainnya. Di Indonesia sendiri, peranan kecap manis tidak dapat digantikan oleh bahan lainnya. Karena itu lah, maka kecap manis menjadi salah satu bumbu pelengkap asli Indonesia dan patut dijaga kelestariannya.


Di abad 16 atau bisa sebelumnya lagi, terdapat catatan jika terdapat saus yang dicampurkan dalam makanan untuk menambah citarasa. Saus itu berupa kecap atau yang kita kenal dengan sebutan kecap asin. Kecap itu tercipta berkat teknologi fermentasi yang dibawa oleh Tiongkok saat berlayar ke Indonesia. Mereka membawa olahan kedelai yang diawetkan dengan cara difermentasi dan menjadi kecap asin. Produk itu pun sering dijadikan bumbu atau saus tambahan, khususnya dalam masakan Tiongkok.


Ketika warga Tiongkok datang ke Indonesia, mereka pun membawa serta kecap asin. Indonesia pun mulai kenal dan familiar dengan kecap. Seiring berjalannya waktu, terjadi persilangan budaya. Jika sebelumnya orang-orang hanya mengenal kecap asin yang terbuat dari kedelai saja, selanjutnya berkembang dan terciptalah varian baru dari kecap asin. Varian baru itu pun dikenal dengan sebutan kecap manis, yang memadukan kecap asin dengan tambahan gula aren buatan orang asli Indonesia.


"Indonesia punya satu saus pelengkap masakan yang sangat khas, hasil fermentasi kedelai yang memiliki citarasa sangat khas, yaitu kecap manis. Kecap sendiri bukan makanan baru, bisa dibilang usianya sudah berabad-abad lalu. Kecap manis merupakan persilangan budaya dari kecap asin yang dicampur dengan gula aren. Kecap manis pun jadi makanan pelengkap asli Indonesia. Semua itu kemungkinan terjadi karena transisi ekonomi sebelum kemerdekaan di tahun 1930-an. Indonesia memang sempat menjadi salah satu pengekspor gula merah terbesar di dunia. Namun transisi ekonomi membuat ekspor terhambat, hingga stok gula merah dalam negeri pun membludak. Dari sinilah, banyak tercipta makanan manis asli Indonesia. Mulai dari gudeg hingga semakin menjamurnya produsen kecap. Sekarang kecap manis jadi satu-satunya 'bumbu pelengkap' asli Indonesia dengan rasa manis khas Nusantara yang patut dibanggakan," ungkap Andreas Maryoto, salah satu Sejarawan Kuliner di Tanah Air.


Keunikan si kecap manis ini juga karena ada sensasi rasa manis yang tidak akan atau tidak dapat dijumpai di negara lain. Hanya ada di Indonesia saja dan tidak ada penggantinya. Kecap manis khas Indonesia dibuat dari biji kedelai, tapi paling banyak menggunakan kedelai hitam pilihan. Kedelai itu pun dipadukan dengan gula kelapa atau nira, garam, dan juga tambahan air. Kedelai hitam kemudian melewati proses fermentasi hingga akhirnya bisa menjadi kecap manis yang sering kita konsumsi.


Kecap manis menghadirkan trend rasa manis yang bervariasi atau berbeda. Apabila manis akan bertemu panas maka akan muncul karamelisasi. Jika melihat tekstur atau tingkat kekentalannya, kecap manis terasa lebih kental dan tebal jika dibandingkan dengan kecap asin. Sedangkan untuk warnanya, kecap manis terlihat lebih gelap, tepatnya coklat kehitaman.



Di Indonesia, kecap manis mudah dijumpai dan sering digunakan dalam berbagai masakan atau makanan. Untuk masakan, kecap manis sering ditambahkan sebagai bumbu pelengkap. Sebut saja untuk masakan tongseng, tengkleng, nasi goreng, mie goreng, semur, bacem, gudeg, babat gongso, dan masih banyak lainnya. Kecap pun juga sering dijadikan sebagai saus penambah citarasa pada makanan. Misalnya yng sering kita jumpai pada olahan sate, ketoprak, sambal kecap, batagor, siomay, bakso, dan lainnya.


Untuk kandungan yang dimiliki, kecap manis punya beberapa kandungan baik. Dari bahan utamanya sendiri, yakni kedelai hitam memiliki kandungan asam amino yang memiliki banyak manfaat positif bagi tubuh. Tiap 100 gr kecap manis juga mengandung 9 gr karbohidrat, 5,7 gr protein, 1,3 gr lemak, 123 mg kalsium, 96 mg fosfor, dan 5,7 mg zat besi.


Untuk penyimpanannya sendiri, kecap manis tidaklah terlalu sulit. Kecap manis akan lebih aman jika disimpan dalam botol dan ditutup rapat. Cukup simpan dalam ruang biasa, tidak harus disimpan di dalam lemari pendingin atau kulkas. Jika disimpan dalam botol kaca di suru ruang biasa, kecap manis dapat bertahan antara 8 bulan hingga setahun lamanya. Pastikan jika ruangan itu kering dan sejuk.

 

Kommentare


bottom of page