• Novi Amaliyah

10 Makanan Populer Dunia Ini Ternyata Berasal Dari Benua Amerika


Tomat Italia menjadi salah satu tomat bercitarasa terbaik di dunia, vanila Perancis juga menjadi salah satu varian rasa favorit. Makanan ini mungkin menjadi makanan asli di kedua negara tersebut. Tetapi tahukah kamu kedua makanan ini berasal dari tanaman yang aslinya berasal dari Benua Amerika, mulai dari Amerika Utara, Tengah dan Selatan adalah rumah bagi banyak makanan yang mungkin kita asosiasikan sebagai masakan dari seluruh dunia. Seluruh lanskap kuliner di planet ini akan sangat berbeda jika bukan karena makanan asli dari Benua Amerika yang tersebar ke seluruh dunia di masa kolonial. Berikut 10 makanan populer dunia yang aslinya berasal dari Benua Amerika.



Alpukat

Dari roti sandwich panggang dengan isian alpukat, saus guacamole, sushi hingga spris, jus buah berlapis dari Ethiopia yang menggunakan alpukat. Buah satu ini adalah salah satu bahan makanan utama untuk membuat sajian kuliner yang nikmat. Alpukat berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Bukti sejarah menunjukkan alpukat telah dibudidayakan di Amerika Tengah sejak 5.000 SM. Suku Maya percaya bahwa alpukat memiliki kekuatan magis dan merupakan afrodisiak. Mungkin karena kemunculannya, suku Aztec menamai buah tersebut "ahuacat", yang berarti "buah pelir". Tekstur buah halus alpukat yang luar biasa karena kandungan lemak sehat yang tinggi lebih dari 20 persen.


Cabai

Cabai adalah salah satu bahan makanan yang banyak digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Sangat sulit membayangkan masakan Asia tanpa cabai, namun asal usul cabai dimulai di Amerika lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Paprika merupakan salah satu tanaman pertama yang ditanam oleh suku asli dari Peru hingga New Mexico. Orang-orang prasejarah ini menanam cabai untuk keperluan kuliner dan pengobatan. Setelah penjajah membawa paprika ke Eropa, mereka dengan cepat menyebar ke seluruh dunia karena upaya kolonial Eropa. Paprika tumbuh subur di daerah tropis. Dari salsa Meksiko, kari Thailand, Fra Diavolo, Buffalo Chicken Wings hingga Sambal, ada ribuan resep di seluruh dunia yang menggunakan cabai sebagai paduan untuk menambah citarasa pada masakan.


Cokelat

Siapa tak suka dengan cokelat, makanan satu ini menjadi salah satu makanan yang populer dan disukai oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Siapa tak jatuh cinta dengan cokelat batang Belgia, ragam cakes cokelat khas Jerman dan pastry Perancis yang menggunakan paduan cokelat. Daftar makanan lezat dengan paduan cokelat ini membuat makanan favorit semua orang ini berasal dari Eropa, tapi tahukah kamu cokelat berasal dari biji tanaman kakao yang aslinya dari Benua Amerika. Kakao telah ditanam selama lebih dari 3.000 tahun di Amerika Tengah dan Meksiko dan dihasilkan dari biji pohon kakao, yang berasal dari Amerika Selatan. Budaya Maya dan Aztec sama-sama menggunakan biji kakao, tetapi saat itu cokelat bukanlah suguhan manis seperti yang kita kenal sekarang. Cokelat modern terbuat dari kakao, yang diproduksi dari biji kakao yang dipanggang dan digiling. Beberapa ada yang mengalami proses fermentasi dan dibuat menjadi minuman yang terkadang juga ditambahkan dengan aneka rempah maupun cabai bubuk.


Jagung

Jagung banyak digunakan berbagai resep masakan mulai dari sajian Afrika seperti Tamale, polenta krim Italia, tōmorokoshi di Jepang yang diolesi dengan kecap asin dan dipanggang. Jagung adalah makanan pokok Amerika, mulai dari rebus hingga jagung manis kalengan. Sebelum bangsa Eropa datang dan menjajah di benua Amerika dan menemukan jagung, masyarakat lokal di kota Truro di Massachusetts, khususnya Cape Cod, jagung juga menjadi salah satu tanaman yang berkembang pesat di area yang sekarang dikenal dengan Meksiko. Di sini Jagung sudah ditanam lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Istilah "jagung" adalah kata bahasa Inggris umum untuk setiap tanaman dengan buah yang berbentuk biji, mengacu pada biji-bijian sereal. Para penjajah Inggris awal menyebut tanaman pokok suku-suku lokal dengan sebutan grain Indian dan Indian corn yang kemudian disingkat menjadi corn atau jagung. Jagung dianggap menjadi komoditi penting saat itu karena dapat menghasilkan lebih banyak biji-bijian dari satu hektar tanah daripada tanaman lainnya.


Pepaya

Pepaya, buah satu ini diasosikan sebagai salah satu buah khas Asia, Thailand misalnya punya sajian khas yang terbuat dari buah pepaya muda untuk dibuat salad bercitarasa pedas, asam dan asin yang disebut som tam. Buah ini awalnya dibudidayakan di tempat yang sekarang dikenal sebagai Meksiko Selatan ribuan tahun yang lalu, tetapi telah menyebar ke seluruh dunia.


Kacang Tanah


Ada bukti kuat jika kacang tanah sudah dibudidayakan di sekitar sungai Paraguay dan Prarana di Amerika Selatan lebih dari 7.000 tahun yang lalu. Sekarang, Cina adalah salah satu negara penghasil kacang tanah terbesar di dunia. Tanaman ini dibawa ke Cina oleh Portugis pada tahun 1600-an dan menjadi tambahan yang sangat populer untuk banyak hidangan oriental. Kacang tanah juga menjadi salah satu bahan yang sering ditemukan dalam masakan Afrika.


Nanas

Buah nanas sering diasosiasikan dengan Hawaii sebagai asal buah satu ini. Padahal nanas baru ada di Hawaii pada tahun 1770dan tidak diproduksi secara komersial hingga tahun 1880-an. Christopher Columbus menemukan nanas di pulau Guadeloupe pada tahun 1493 selama penaklukannya untuk menjajah wilayah tersebut, tetapi buah nanas telah tumbuh di Amerika Selatan. Kata pineapple untuk nanas awalnya merupakan istilah Eropa kuno untuk apa yang sekarang disebut buah pinus. Ketika penjajah menemukan buah ini di daerah tropis Amerika, mereka menyebutnya pineapple karena menurut mereka bentuknya sangat mirip. Saat ini, nanas digunakan dalam masakan Cina dan Asia, dan berbagai resep sajian Australia, hingga menjadi bahan dalam kue di Polandia. Buah satu ini benar-benar mendunia.


Kentang

Kentang selalu identik dengan Irlandia, tetapi asal usul kentang sesungguhnya akan membawa kita ke pegunungan di Argentina di zaman prasejarah. Penjajahan bangsa Eropa mengakibatkan migrasi ke seluruh benua Amerika yang dilakukan oleh orang-orang Eropa. Meskipun awalnya hanya ada sedikit varietas yang dibudidayakan, saat ini ada lebih dari 5.000. Menariknya, varietas komersial yang saat ini dinikmati orang-orang sebenarnya dikembangkan di Eropa.


Tomat

Tomat berasal dari suku Aztec dan Inca di Andes Amerika Selatan. Suku Maya adalah suku pertama yang memasak dengan tomat, kemudian menyebar ke seluruh Eropa dan seluruh dunia melalui penaklukan Spanyol untuk menjajah wilayah lain. Butuh beberapa saat agar tomat diterima sebagai makanan di benua Amerika di bawah kolonialisme di mana banyak yang berpegang pada kepercayaan lama jika tomat adalah tanaman beracun, karena masih dalam keluarga tanaman terong-terongan yang mematikan. Dahulu tomat hanya dijadikan tanaman hias karena warna buahnya yang cerah dan cantik. Hingga akhirnya tomat dibawa ke dapur Amerika dan menjadi komponen besar dalam masakan khas benua Amerika.


Vanila

Vanili, berasal dari Meksiko, dihasilkan dari polong tanaman anggrek yang panjang dan tipis. Nama ini diambil dari istilah Spanyol untuk "buah kecil". Orang Prancis jatuh cinta pada tanaman satu ini dan menanamnya di koloni tropis mereka, seperti Madagaskar, tempat sebagian besar biji vanili dunia sekarang ditanam, bersama dengan Tahiti. Suku Aztec menganggap vanilla sebagai afrodisiak, dan reputasi itu bertahan hingga hari ini. Vanili sekarang menjadi penyedap varian rasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia karena aromanya yang begitu menggoda dan nikmat.