• Novi Amaliyah

3 Manfaat Roti Sourdough Dibandingkan Dengan Roti Biasa


sourdough bread
Roti sourdough selain kaya nutrisi roti ini juga lebih mudah dicerna

Beberapa tahun belakangan roti sourdough menjadi populer tak hanya dari kandungan gizi, roti sourdough juga lebih bersahabat bagi pencernaan. Yang membedakan roti biasa dengan roti yang menggunakan adonan sourdough adalah pada proses fermentasi yang dilakukan. Dimana pada adonan roti biasa menggunakan ragi instant untuk membantu proses roti agar mengembang, sedangkan pada sourdough biasanya menggunakan ragi alami dan memanfaatkan bakteri asam laktat yang terdapat pada tepung. Roti sourdough biasanya dibuat dengan adonan starter yang harus dibuat terlebih dulu dari campuran tepung dan air. Karena proses fermentasi secara alami, proses pembuatan roti ini juga membutuhkan waktu fermentasi lebih lama dibandingkan dengan proses pembuatan roti biasa. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa makanan berfermentasi adalah makanan usus yang baik . Menurut beberapa penelitian, karena proses fermentasi pada roti sourdough terjadi secara alami, roti jenis ini mengandung lebih banyak prebiotik, yang berarti serat dalam roti membantu memberi makan bakteri "baik" di usus. Bakteri ini penting untuk menjaga sistem pencernaan yang stabil dan sehat. Proses fermentasi ini, juga membuat roti sourdough lebih rendah gluten daripada roti bentuk lain. Ini karena asam yang ditemukan dalam roti memecah protein gluten. Sehingga lebih mudah dicerna bagi mereka yang memiliki intoleransi gluten.

Berikut 3 manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari roti sourdough. 1. Lebih bernutrisi dan mudah dicerna

Umumnya roti rourdough kaya akan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Ketika tepung berkualitas baik digunakan, kepadatan nutrisi ini meningkat sepuluh kali lipat. Asam laktat yang tercipta dalam proses fermentasi juga berarti nutrisi yang terdapat dalam sourdough lebih mudah diserap tubuh, sehingga meningkatkan ketersediaan folat, potasium, dan magnesium.


2. Membantu Pencegahan Penyakit

Bakteri asam laktat yang sama juga berkontribusi pada peningkatan antioksidan yang ditemukan di penghuni pertama, terutama jika dibandingkan dengan roti konvensional. Antioksidan ini melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti Alzheimer, penyakit jantung, dan kanker.


3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Meningkatnya kadar gula darah menyebabkan masalah kesehatan tubuh secara umum. Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi roti biasa dengan roti sourdough menukar dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Bakteri dari hasil fermentasi memiliki efek unik pada pati gandum, yang mengubah struktur molekul roti. Ini berarti bahwa tubuh menyerapnya lebih lambat, pada akhirnya dapat menurunkan indeks glikemik roti dan berkontribusi pada lonjakan insulin yang lebih rendah setelah makan. Pencernaan yang lebih baik dan manfaat kesehatan lainnya yang tak terhitung jumlahnya.