• Maria Yuliana Kusrini

4 Jenis Kuah Ramen Favorit

Semua orang pasti setuju, jika olahan mi yang disajikan bersama kuah panas terasa nikmat untuk disantap. Seperti halnya dengan menu bernama ramen yang dikenal luas sebagai salah satu hidangan Jepang yang menggoda lidah. Kuah yang digunakan pada ramen juga punya banyak variasi rasa yang ditentukan oleh jenis-jenis kaldu yang digunakan, bumbu, hingga topping yang ditambahkan di atas mi.


Bahan-bahan produksi lokal dari berbagai daerah pun sering digunakan untuk menghasilkan rasa lokal yang khas dan disukai penduduk setempat. Kaldu untuk kuah ramen bisa diambil dari campuran berbagai bahan seperti tulang babi, tulang sapi, tulang ayam, katsuobushi, sababushi, niboshi, konbu, kacang kedelai gongseng, jamur shiitake, bawang bombay, atau juga daun bawang.



Ramen bisa juga digolongkan berdasarkan jenis-jenis kuah yang digunakan. Dari sekian banyak jenis kuah yang sering digunakan pada ramen, berikut ini 4 kuah ramen terfavoritnya. Yakni kuah rasa kecap asin (shoyu), kuah rasa kaldu tulang babi (tonkotsu), kuah rasa garam (shio), dan kuah rasa tauco (miso).


Kuah Rasa shoyu (kecap asin Jepang)

Kuah dengan rasa shoyu ini yang paling populer di Jepang, khususnya di pulau Honshu. Kuah ini dibuat dari rebusan tulang ayam dan sayur-sayuran. Kuahnya berwarna sedikit coklat karena sausnya dibuat dengan bahan utama berupa kecap asin yang dituang di dasar mangkok. Sebagai penyedap, biasanya ditambahkan merica dan minyak rayu atau minyak cabai, dan bumbu-bumbu lainnya.


Kuah Rasa Tonkotsu (tulang babi)

Kuah ramen ini agak berminyak karena kaldu dari tonkotsunya. Biasanya kuah ini berwarna putih agak kental, namun ada juga yang berwarna putih kecoklatan. Rasa kuahnya gurih dan tidak begitu asin. Kuah rasa tonkotsu ini berasal dari pulau Kyushu. Namun, di Tokyo kuah ini dikenal sebagai Tonkotsu Shoyu Ramen yang kuahnya merupakan perpaduan saus kecap asin ditambah kuah tonkotsu yang sangat kental.

Kuah Rasa Shio (garam)

Kuah Shio yang menjadikan garam sebagai bumbu utamanya ini cenderung berwarna hampir bening. Salah satu contoh ramen terkenal yang menggunakan jenis kuah ini adalah Hakodate Ramen. Asal-usul dari ramen ini awalnya sebagai masakan mi ala Tiongkok yang diperkenalkan sebagai Hokkaido Ramen di tahun 1933. Jika dibandingkan dengan jenis ramen lainnya, bahan-bahan kaldu pada kuah rasa shio lebih terasa di lidah.


Kuah Rasa Miso (tauco Jepang)

Kuah Miso ini memiliki aroma yang begitu harum. Itu berkat penggunaan kaldu tulang ayam yang dipadukan dengan tambahan miso atau tauco khas Jepang. Konon, ramen kuah miso ini diciptakan oleh penggemar makan kelas berat yang ingin menikmati ramen yang dipadukan bersama sup miso.