• Novi Amaliyah

5 Kudapan Manis Khas Natal


Natal menjadi momen untuk saling berbagi dan berkumpul bersama orang-orang terkasih sambil menikmati sajian istimewa khas Natal. Perayaan Natal tak lengkap tanpa menikmati kudapan penutup yang manis. Ada banyak ragam kudapan manis khas Natal dari berbagai negara yang populer hingga mendunia. Berikut 5 kudapan manis khas Natal yang bisa kamu nikmati bersama orang terkasih.


Pannetone

Ada banyak cerita tentang bagaimana panettone dikaitkan dengan Natal. Konon roti manis yang berasal dari Milan ini dikembangkan pada 1400-an oleh Duke’s Falconer karena cintanya kepada Adalgisa, seorang anak tukang roti yang miskin. Keduanya secara diam-diam menciptakan roti manis yang lezat dan seketika roti yang mereka ciptakan menghidupkan kembali bisnis toko roti. Pada hari Natal, mereka menambahkan buah kering dan jeruk nipis, yang menjadi populer dan membuat tukang roti kaya dan memungkinkan pasangan itu untuk menikah.


Ginger House

Roti jahe memiliki sejarah yang sangat panjang dan diperkirakan telah dibentuk menjadi hiasan pohon Natal setidaknya sejak era Victoria. Sedangkan ginger house atau rumah roti jahe menjadi populer setelah Grimm bersaudara menerbitkan Hansel dan Gretel. Di beberapa bagian Eropa pada abad ke-17, hanya pembuat roti jahe profesional yang diizinkan memanggang roti sepanjang tahun. Pembatasan itu dicabut selama Natal dan Paskah, yang mungkin menjelaskan hubungan roti jahe Natal.


Buche de Noel

Bûche de Noël adalah kue berbentuk balok kayu yang dimaksudkan untuk membangkitkan kayu bulat Yule yang pernah dibakar di rumah-rumah Eropa sepanjang Natal serta balok kayu besar yang dihias yang digunakan orang-orang Celtic saat membakar balok-balok kayu di luar rumah pada perayaan titik balik matahari musim dingin. Untuk menghormati tradisi ini terciptalah cake berbentuk kayu yang lezat. Saat ini, chocolate Yule log biasanya dibuat dari kue bolu genoise berlapis atau digulung yang diisi dengan mousse atau buttercream. Seringkali didekorasi dengan jamur marzipan atau meringue,


Fruitcake

Fruitcake, sesuai dengan namanya cake satu ini banyak mengandung buah, terkadang juga mengandung alkohol yang dikaitkan dengan Natal hari ini berakar pada Abad Pertengahan. Buah-buahan dan gula kering merupakan barang impor yang mahal saat itu, jadi orang-orang menggunakan buah kering dan gula dalam jumlah banyak hanya untuk kegiatan khusus, Itulah mengapa fruitcake juga menjadi pilihan kue pengantin tradisional. Ditambah lagi, pada masa saat itu oven pembakaran kayu yang sulit diatur.


Stollen

Stollen pertama kali disebutkan dalam dokumen pada abad ke-15, meskipun resepnya telah berubah secara signifikan sejak saat itu. Awalnya stollen merupakan makanan Adven yang dimakan di biara-biara, berupa roti tawar tanpa buah maupun butter. Butuh enam dekade upaya bangsawan Saxon untuk mendapatkan izin Paus untuk memasukkan butter di dalamnya. Pada 1491, "Butter Letter" tiba dan resep stollen berubah selamanya. Dengan menambahkan butter membuat kue ini memiliki citarasa yang lebih kaya. Seiring waktu resep stollen berkembang dengan ditambahkan buah-buah kering.