• Novi Amaliyah

7 Makanan dan Minuman Yang Harus Dihindari Penderita Arthritis


makanan kaleng
Makanan olahan sebaiknya dihindari penderita radang sendi

Arthritis adalah kondisi kesehatan yang melibatkan peradangan kronis pada persendian yang menimbulkan rasa sakit dan kerusakan pada persendian, tulang, dan bagian tubuh lainnya tergantung pada jenisnya. Osteoarthritis, non-inflamasi, adalah yang paling umum sering dikeluhkan oleh banyak orang. Seperti dilansir oleh Healthline ada lebih dari 100 jenis arthritis. Faktanya, hingga 40% pria dan 47% wanita didiagnosis menderita osteoartritis selama hidup mereka. Asam urat adalah jenis radang sendi umum lainnya yang sering dijumpai.


Penelitian menunjukkan intervensi diet dengan menghilangkan makanan dan minuman tertentu dapat mengurangi keparahan gejala pada orang penderita radang sendi dan osteoarthritis, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Berikut 7 makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita arthritis.


1. Gula tambahan Batasi konsumsi gula terutama gula tambahan. Gula tambahan biasanya ditemukan dalam permen, soda, es krim, dan banyak makanan lainnya, termasuk makanan yang tidak disangka seperti saus barbekyu siap pakai dan makanan kemasan siap pakai lainnya. Sebuah penelitian pada 217 orang dengan rheumatoid arthritis mencatat bahwa di antara 20 jenis makanan, minuman soda manis dengan gula tambahan dan makanan penutup adalah yang paling sering dilaporkan memperburuk artritis reumatoid (RA). Terlebih lagi, minuman manis seperti soda dapat secara signifikan meningkatkan risiko radang sendi. Penelitian lain di tahun 2019 menyebutkan 1.209 orang dewasa berusia 20-30 tahun, mereka yang minum minuman berpemanis fruktosa 5 kali per minggu atau lebih, 3 kali lebih dapat menderita radang sendi daripada mereka yang mengonsumsi sedikit atau tanpa minuman berpemanis fruktosa. Sebuah penelitian lainnya juga melaporkan, pada hampir 200.000 wanita yang berkaitan dengan konsumsi minuman soda manis dengan gula tambahan secara teratur dapat meningkatkan risiko terkena RA.

2. Daging olahan dan daging merah Beberapa penelitian menghubungkan daging merah dan daging olahan dengan peradangan, yang dapat meningkatkan gejala radang sendi. Penelitian pada 217 orang dengan RA yang disebutkan di atas juga ditemukan bahwa konsumsi daging merah umumnya memperburuk gejala RA dan dapat menjadi faktorpencetus risiko terserang radang sendi. Sebaliknya, pola makan nabati yang mengeliminasi konsumsi daging merah telah terbukti memperbaiki gejala radang sendi.


3. Makanan yang mengandung gluten

Gluten adalah sekelompok protein yang terdapat di dalam gandum, barley, rye, dan triticale (persilangan antara gandum dan rye). Beberapa penelitian mengaitkannya dengan peningkatan peradangan dan menunjukkan makanan bebas gluten dapat meredakan gejala radang sendi. Terlebih lagi pada orang dengan penyakit celiac yang memiliki risiko lebih besar terkena RA.


4. Makanan olahan

Makanan olahan kemasan seperti makanan cepat saji, sereal sarapan instan, dan makanan kalengan biasanya menggunakan gula tambahan, pengawet, dan bahan-bahan lain yang berpotensi menimbulkan peradangan, yang semuanya dapat memperburuk gejala radang sendi.


5. Alkohol Sebuah penelitian pada 278 orang dengan spondyloarthritis aksial, radang sendi yang mempengaruhi sumsum tulang belakang dan sendi sakroiliaka (SI) mengaitkan konsumsi alkohol dengan peningkatan kerusakan struktural tulang belakang. Penelitian juga menunjukkan bahwa asupan alkohol dapat meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan serangan asam urat.


6. Minyak nabati tertentu

Konsumsi makanan tinggi lemak omega-6 dan rendah lemak omega-3 dapat memperburuk gejala osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Kedua lemak ini diperlukan untuk kesehatan. Namun, rasio omega-6 dan omega-3 yang tidak seimbang dapat meningkatkan peradangan. Mulailah mengurangi asupan makanan tinggi lemak omega-6, seperti minyak sayur, sambil meningkatkan asupan makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon yang kaya lemak omega3 dapat memperbaiki gejala radang sendi.


7. Makanan tinggi garam

Mengurangi garam mungkin merupakan pilihan yang baik untuk penderita radang sendi. Makanan tinggi garam termasuk udang, makanan kalengan, pizza, keju tertentu, daging olahan, dan banyak makanan olahan lainnya.