• Novi Amaliyah

9 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Jamur Tiram


jamur tiram
Jamur Tiram

Jamur tiram, atau spesies Pleurotus, adalah sekelompok jamur memiliki beragam warna mulai dari putih, gelap pink, biru dan kuning yang dapat membangitkan selera makan. Ada sekitar 40 jenis jamur tiram, termasuk Pleurotus ostreatus (atau P. ostreatus), dan semua jenisnya dapat dimakan. Jamur ini biasanya dinikmati dalam sajian tumisan maupun dipadukan dalam pasta. Jamur tiram kaya akan serat, vitamin D dan niacin. Selain nikmat, jamur tiram juga dikenal karena sifatnya yang dapat meningkatkan kesehatan dan mengandung berbagai senyawa tanaman yang kuat. Fakta lainnya, jamur tiram juga telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama berabad-abad. Berikut 9 manfaat kesehatan jamur tiram yang bisa kamu dapatkan.


Kaya Antioksidan

Antioksidan membantu mencegah kerusakan sel-sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan juga membantu mencegah hal-hal seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, Alzheimer, dan Parkinson. Jamur tiram kaya akan kandungan antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk melawan radikal bebas yang dapat merugikan kesehatan dalam jangka panjang.

Menurunkan Kolesterol

Sebuah laporan baru-baru ini menemukan bukti bahwa bagian serat makanan dari jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mungkin membantu dalam mengurangi pengumpulan minyak lemak di hati.


Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Beta-glukan dalam jamur tiram menjadikannya salah satu makanan terbaik di dunia untuk memastikan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit jangka pendek dan jangka panjang. Tidak seperti varietas makanan tertentu yang merangsang atau menekan sistem kekebalan tubuh, jamur ini dapat menyeimbangkannya. Selain itu, jamur tiram ditumpuk dengan antioksidan yang berbeda untuk membantu mencegah bahaya radikal bebas dan tekanan oksidatif sehingga sistem kekebalan tubuh dapat terlindungi diri dari penuaan dini.


Berguna Bagi Kesehatan Jantung

Salah satu bahan dalam jamur tiram (beta-glukan, yang juga ditemukan dalam gandum) dimana terkait dengan pengembangan lebih lanjut pencernaan glukosa dan lemak, serta tekanan peredaran darah dan pengendalian berat badan yang semuanya membantu untuk menjaga kesehatan jantung.


Menurunkan Risiko Kanker

Beberapa pemeriksaan primer menunjukkan bahwa jamur tiram mungkin memiliki sifat melawan kanker. Sebuah pemeriksaan baru-baru ini menunjukkan bahwa konsentrat jamur tiram dapat menghambat perkembangan kanker payudara dan kanker usus besar dan menyebar dalam sel manusia.


Menurunkan Tekanan Darah

Teubuh membutuhkan suplemen seperti vitamin D untuk mengelola tingkat ketegangan peredaran darah. Tahukah kamu bahwa sebagian besar orang yang tinggal di lingkungan yang dingin kekurangan vitamin D? Satu penyelidikan menemukan bahwa jamur makanan seperti tiram dapat membantu menurunkan tekanan peredaran darah pada hewan pengerat dengan hipertensi yang tidak dibatasi atau tidak dapat dijelaskan. Efektifitas pada manusia masih perlu dikaji lebih lanjut.


Dapat Meningkatkan Regulasi Gula Darah

Studi pada orang dengan dan tanpa diabetes telah ditemukan jika jamur tiram dapat meningkatkan kadar gula darah dan aspek kesehatan lainnya ketika dikonsumsi sebagai suplemen atau dikonsumsi sebagai bagian dari diet. Penelitian tahun 2020 menyarankan bahwa potensi efek penurun gula darah ini dapat dikaitkan dengan konsentrasi beta-glukan yang tinggi pada jamur, karena jenis serat ini memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat.


Memiliki Zat Antivirus dan Antibakteri

Senyawa bioaktif tertentu di dalam jamur tiram, menunjukkan efek antivirus seperti obat antivirus.Jadi, meskipun memakan jamur mungkin tidak akan berdampak seperti itu, ketika senyawa ini dipisahkan dan dipekatkan, ada harapan bahwa mereka dapat digunakan untuk mengobati infeksi seperti herpes dan influenza musiman.


Membantu Dalam Metabolisme Tubuh

Mengkonsumsi pola makan yang mengandung banyak sayuran kaya serat sering disarankan oleh para ahli kesehatan sebagai cara untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Namun, jamur mungkin menawarkan keuntungan ekstra untuk membantu menjaga kesehatan metabolisme yang lebih baik. Satu ulasan yang diterbitkan menganalisis dampak jamur yang dapat dimakan pada obesitas. Para ahli menyimpulkan bahwa penggunaan jamur secara normal sangat ampuh dalam mengobati gangguan metabolisme, termasuk obesitas.Meskipun demikian, mereka menasihati bahwa pelatihan harus dibarengi dengan latihan fisik yang biasa dan penyesuaian pola makan dan gaya hidup.

Melindungi Tulang

Jamur tiram memiliki banyak suplemen penting untuk membangun tulang padat. Secara khusus, vitamin D dan magnesium. Sementara sebagian besar berpusat pada pemenuhan kalsium tetapi tubuh juga membutuhkan vitamin D dan magnesium juga kalsium untuk disimpan di tulang.