• Novi Amaliyah

Chickpeas, Kacang Arab Yang Kaya Protein dan Nutrisi


Chickpeas
Chickpeas dikenal juga kacang Arab merupakan bahan makanan serbaguna yang kaya nutrisi

Chickpeas atau lebih dikenal dengan kacang Arab adalah salah salah satu kacang-kacangan yang paling populer dan banyak digunakan dalam makanan Timur Tengah. Chickpeas juga disebut kacang garbanzo dalam masakan Spanyol dan kacang Ceci dalam bahasa Italia. Sejarah kacang satu ini berasal dari Timur Tengah sekitar 7500 tahun yang lalu. Konon pertama kali dibudidayakan sekitar 3000 SM dan populer di kalangan orang Romawi kuno, Yunani, dan Mesir. Baru pada abad ke-16 chickpeas dibawa ke bagian lain dunia oleh penjelajah Spanyol. Saat ini, chickpeas menjadi populer di seluruh belahan dunia, terlebih lagi di Afrika Utara, Spanyol, dan India, di mana chickpeas merupakan makanan pokok bagi sebagian besar masakan vegetarian India.

Ada dua jenis dua jenis chickpeas yaitu desi dan kabuli. Chickpeas desi memiliki bentuk biji yang lebih kecil, berwarna lebih gelap dan memiliki lebih banyak bulu kasar. Sedangkan kabuli memiliki bentuk yang lebih besar dan berwarna lebih terang dengan bulu yang lebih halus. Chickpeas hadir dalam berbagai warna hijau, hitam, coklat dan merah, meskipun warna yang paling populer dan dikenal adalah adalah berwarna krem.

Chickpeas memiliki tekstur seperti seperti mentega dengan rasa kacang yang gurih.

Tak hanya rasanya yang enak, chickpeas juga merupakan salah satu bahan serbaguna yang bisa diolah menjadi sajian dan juga sehat. Kandungan proteinnya yang tinggi sangat cocok untuk mereka yang ingin mengganti konsumsi daging merah dalam menu makanan. Chickpeas juga tinggi serat dan dapat membantu menurunkan kolesterol.


Chickpeas biasanya dapat dibeli dalam keadaan kering atau kalengandan mudah disimpan. Jika memperhatikan kandungan nutrisi antara chickpeas kering dan kalengan, tidak seperti kebanyakan sayuran kalengan lainnya, chickpeas tidak kehilangan nutrisi saat dikalengkan, jadi pilihan kering atau kalengan sesuaikan saja dengan selera. Jika membeli dalam keadaan kering, sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup, utuh, dan pilih bijinya yang tidak cacat dan tidak rusak karena kelembapan. Chickpeas kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap untuk dapur bisa tahan hingga setahun. Setelah dimasak, dapat disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es hingga tiga hari.

Chickpeas bisa diolah dan digunakan dalam berbagai macam resep. Seperti campuran untuk digunakan dalam salad, sup, atau sebagai camilan cepat. Di India, chickpeas dikenal sebagai "chana", dan banyak olahan sajian India yang menggunakan kacang ini. Chickpeas juga merupakan bahan utama dalam banyak masakan Timur Tengah, seperti falafel, yang digiling dan dibentuk menjadi bola, dan dalam hummus, yang dimasak, digiling, dan dibuat saus.