• Maria Yuliana Kusrini

Mau Ngopi? Perhatikan 4 Hal Berikut Ini Ya!

Minuman yang berbasis biji kopi sebagai bahan utamanya, kini semakin digemari. Tak hanya oleh usia dewasa dan orang tua saja, namun juga sudah dijadikan bagian dari gaya hidup oleh kalangan anak muda dan remaja. Hal itu dibuktikan dengan makin banyaknya kedai kopi yang ada di sekitar kita. Varian dari minuman kopi pun semakin berkembang dan variatif. Rasa kopi yang identiknya pekat dan memiliki rasa identik pahit, kini punya banyak alternatif pilihan rasa yang semakin istimewa.


Begitu berkembangnya minuman kopi dengan beragam keistimewaannya, penikmat kopi tetap harus memahami beberapa hal berikut ini. Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh penikmat kopi saat minum kopi itu sendiri. Dari sekian banyak hal, berikut ini ada 4 hal penting yang perlu diperhatikan agar kita tetap bisa menikmati minuman kopi itu sendiri tanpa ada efek samping berkepanjangan di tubuh kita.



Minum Kopi Dari Biji Kopi yang Berkualitas

Segala sesuai yang punya kualitas baik, tentu akan menghadirkan hal yang baik juga. Begitu pun dengan minum kopi. Untuk mendapatkan kopi bercitarasa ciamik, maka hendaknya kita mengonsumsi kopi yang terbuat dari biji kopi yang berkualitas. Biji kopi berkualitas baik memiliki aroma yang khas, warna, dan fisik yang sempurna. Untuk wilayah Indonesia sendiri memiliki banyak pilihan biji kopi terbaik yang berasal dari berbagai penjuru nusantara. Mulai dari biji kopi asal Toraja, Bali, Sumatra, Jawa, Bali Kintamani, Aceh Gayo, Luwak, dan masih banyak lainnya.


Takaran Kopi yang Tepat

Mengaku sebagai penikmat kopi, tak lantas membuat kita jor-joran saat minum kopi. Kita juga harus tahu takaran yang tepat saat minum kopi. Dalam satu hari, sebaiknya kita minum 2 cangkir kopi. Para ahli sendiri menyarankan untuk mengonsumsi kafein tidak lebih dari 1,1 mg per pon (2,5mg per kg) berat badan setiap harinya. Asupan kafein yang berlebihan bisa mengurangi manfaatnya secara keseluruhan serta menimbulkan efek samping yang dapat merugikan tubuh.


Kurangi Penggunaan Gula, Krimer, Susu

Kopi merupakan minuman yang sehat jika tidak ditambahkan gula, krimer, atau susu berlebih. Gula identik dengan penyakit serius seperti obesitas dan diabetes, sehingga mengurangi penggunaan gula sangat dianjurkan ketika meminum kopi. Sejatinya, karakter dan citarasa dari masing-masing kopi juga akan terdominasi oleh rasa manis jika menggunakan gula yang berlebihan. Namun apabila tidak terbiasa minum kopi tanpa campuran gula atau susu, maka tetap bisa menikmati rasa kopi yang otentik dengan mengurangi kadar gula pada kopi secara bertahap.


Bangun Tidur Jangan Langsung Minum Kopi

Banyak orang yang menjadikan kopi sebagai salah satu minuman yang langsung dikonsumsi ketika baru bangun tidur. Hal itu kurang tepat untuk dilakukan. Akan lebih tepat jika lebih dulu minum air putih atau air mineral hangat ketika bangun tidur. Setelah satu atau dua jam kemudian, barulah boleh minum kopi. Dengan begitu, peran kafein dalam tubuh pun akan bekerja secara optimal dan aktivitas pun akan terjaga.


Apabila kita langsung minum kopi setelah bangun tidur, maka dapat berpengaruh kurang baik bagi kesehatan. Minum kopi setelah bangun tidur dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh yang akan berakibat pada meningkatnya stres dan kecemasan. Hanya karena langsung minum kopi setelah bangun tidur, badan bukannya jadi bersemangat di pagi hari, tetapi malah akan merasa gelisah.