© 2019 yukmakan channel

  • Novi Amaliyah

Sejarah Asal Usul Waffle



Waffle atau wafel, kudapan populer satu ini memiliki sejarah yang panjang. Kudapan berpola khas satu ini biasa dijadikan salah satu menu untuk sarapan pagi. Di Belgia, kudapan ini memiliki banyak variasi yang berbeda. Ada lebih dari selusin varian wafel di Belgia tergantung dari daerahnya.


Saat ini wafel dapat dibuat fresh, tersedia juga dalam kemasan yang tinggal dipanaskan, ada pula yang dikemas dalam keadaan beku. Wafel adalah kudapan yang terbuat dari adonan tepung terigu, ragi kemudian dimasak dalam cetakkan khusus waffle. Cetakkan ini memberikan motif, ukuran, bentuk, dan permukaan yang khas pada wafel. Ada banyak variasi berdasarkan jenis waffle iron dan resep yang digunakan.



Sebelum dikenal luas seperti sekarang ini, orang-orang Yunani memasak kue pipih, yang disebut obelios di antara lempengan logam panas. Kudapan ini akhirnya tersebar di seluruh Eropa pada abad pertengahan. Dengan adonan yang terbuat dari campuran tepung, air atau susu, dan telur, dikenal sebagai wafer dan juga dimasak di atas api terbuka antara pelat besi dengan pegangan panjang.


Waffle tiba di Amerika Serikat bersama para pendatang dari Eropa yang paling awal. Dimana mereka mencicipi di Belandadalam perjalanannyake Massachusetts. Thomas Jefferson dilaporkan membawa pulang waffle iron dari Prancis sekitar tahun 1789, ini yang membantu memicu tren pesta-pesta waffledi Amerika. Tetapi baru pada tahun 1930-an sebuah keluarga California menggabungkan produk tepung waffle siap pakai dengan cetakkkan waffle listrik. Cara instant ini memudahkan orang-orang membuat waffle sendiri di rumah.