• Novi Amaliyah

Sejarah Croffle, Kudapan Kekinian Ini Ternyata Berasal Dari Dublin


croffle
Croissant Waffle disajikan dengan es krim vanilla dan madu

Satu lagi makanan yang jadi populer karena pengaruh Korean wave yaitu croffle. Paduan croissant dan waffle yang garing dengan tekstur berlapis disajikan dengan berbagai paduan saus maupun topping. Sebenarnya dari mana sih terciptanya kudapan manis kekinian yang sedang naik daun ini.

Seperti dilansir dari The Taste, croffle tercipta di tahun 2017 oleh seorang Pastry Chef dari Irlandia, Louise Lennox. Dimana dia adonan croissant biasa digulung dan dipanggang ke dalam cetakkan wafel untuk membuat lapisan puff pastry yang lebih renyah dibandingkan jika dipanggang di dalam oven biasa.


Croffle pertama kali disajikan di sebuah kafe bernama La Petite Boulangerie milik Cuisine de France yang berlokasi di pusat Dublin. Di sini selain disajikan sebagai kudapan manis, croffle juga tersedia dengan citarasa gurih seperti paduan isian alpukat, tomat manis, krim keju feta, dan taburan remah gremolata, juga taburan hazelnut panggang cincang di atas croffle untuk memberikan tekstur.


Populer di Korea

Croffle menjadi populer di Korea setelah Kang Min-kyung, penyanyi asal Korea Selatan dalam akun YouTubenya menyebut croffle sebagai kudapan favoritnya. Dalam video berjudul "My Lovely Kitchen", Kang Min-kyung mengenalkan dapur sekaligus camilan favoritnya termasuk croffle. Setelah video tersebut tayang, croffle menjadi camilan yang banyak dicari orang di Korea Selatan dan kini juga bisa ditemukan sebagai salah satu jajanan kaki lima di Korea.


Kafe pertama yang membawa croffle ke Korea adalah kafe Aufglet. Kafe ini sekarang memiliki tiga lokasi di Geumho, Hannam, dan Yeonnam, di Seoul. Ada juga Saddler Haus yang sukses dengan croffle keju dan croffle jagung andalan pada Maret 2020. Dengan hanya menjual 60 buah croffle setiap harinya membuat orang penasaran dan rela antri untuk menikmati croffle buatan mereka. Setelah populer di Korea barulah di Indonesia croffle menjadi populer dan banyak dicari. Reginald Iskandar Technical Application Manager at Sinar Meadow International Indonesia, menjelaskan bagaimana inovasi makanan saat ini terus berkembang, orang-orang juga selalu ingin mencoba sesuatu yang baru.