• Maria Yuliana Kusrini

Seni Menyeduh Teh Oolong

Kebiasaan minum teh sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat dari berbagai negara. Tak terkecuali dengan masyarakat Indonesia yang punya kebiasaan tersendiri saat minum teh. Kebanyakan orang Indonesia, sering menjadikan teh sebagai pilihan untuk pendamping saat sarapan. Tak hanya itu saja, saat bersantai di sore hari pun tak akan lepas untuk menghirup secangkir teh hangat. Bahkan bisa dikatakan jika usai makan, maka teh akan jadi pelepas dahaganya.


Begitu tingginya minat masyarakat pada jenis minuman yang menjadikan daun teh sebagai bahan utamanya ini. Namun sepertinya masih banyak yang belum memahami jika ada seni khusus saat menyeduh teh. Layaknya kopi, teh juga akan memiliki citarasa yang berbeda-beda, tergantung pada jenis teh yang digunakan dan juga proses penyeduhannya itu sendiri.



Misalnya untuk jenis teh oolong, memiliki teknik khusus dalam proses penyeduhannya. Itu karena jenis teh oolong memiliki karakter rasa yang lebih pahit atau sepet jika dibandingkan jenis teh lainnya. Untuk itu, perlu diperhatikan ketika proses menuangkan air panas ke dalam cangkir atau gelas atau wadah seduhnya. Sebaiknya air panas itu tidak mengenai tehnya secara langsung, karena jika tehnya kena air panas secara langsung, maka dapat menyebabkan rasa sepet pada tehnya. Hendaknya, air panas dituangkan secara perlahan dan memutar di pinggiran cangkir atau wadah seduhnya.


Selain tidak boleh terkena langsung ke tehnya, proses menuangkan air panas itu juga tidak boleh berhenti atau putus. Air panas yang dituangkan itu harus mengalir terus hingga memenuhi atau menyesuaikan wadah yang digunakan. Sedangkan proses penyeduhan teh untuk yang kedua kalinya dan juga keempat, agak berbeda dengan proses penyeduhan teh pertama. Seduhan kedua dan keempat cukup menuangkan air panas dari pinggir dan pastikan air terus mengalir, alias tidak berhenti atau terputus.


Apabila teh yang diseduh terasa pahit, maka bisa membuka tutup dari wadah yang digunakan untuk menyeduh tehnya. Tujuan dari membuka tutup itu adalah untuk mengurangi suhu panas dari airnya, sehingga rasa sepet dari tehnya tidak langsung keluar. Dengan mengikuti seni dan cara penyeduhan teh ini, maka setidaknya bisa mendapatkan minuman teh dengan citarasa yang lebih nikmat, lengkap dengan aroma khasnya yang menenangkan.