• Novi Amaliyah

Unik, 6 Makanan Dengan Nama Hewan


Entah darimana asal-usulnya, beberapa kudapan khas Indonesia memiliki penamaan yang unik. Uniknya nama-nama ini berhubungan dengan hewan, padahal kalau dilihat dari bentuknya tidak ada kemiripan sedikitpun dengan hewan-hewan tersebut. Kecuali roti buaya yang dibuat dengan bentuk persis seperti buaya. Apa saja nama-nama makanan tersebut, apa kamu sudah pernah mencoba salah satunya. Berikut 6 makanan dengan nama hewan.


Telur Mata Sapi

Telur Mata Sapi atau Telur Ceplok, menu satu ini merupakan salah satu menu yang paling praktis dibuat saat lapar tapi malas untuk memasak sesuatu ribet. Selain praktis Telur Mata Sapi juga bergizi karena mengandung protein. Siapa tak suka Telur Mata Sapi panas dengan kucuran kecap manis ditambah nasi putih hangat.


Kuping Gajah

Kudapan satu ini terbuat dari tepung terigu, gula, telur, susu dan mentega yang di bagi menjadi dua bagian kemudian satu bagian diberi warna cokelat. Kuping Gajah termasuk dalam salah satu kudapan tradisional favorit. Mungkin bentuknya yang bulat dan lebar membuat kudapan satu ini diberi nama dengan kuping gajah.


Lidah Kucing

Kue favorit khas Lebaran satu ini termasuk dalam kategori kue kering yang terbuat dari tepung terigu dan putih telur yang dipanggang dengan cetakkan khusus. Mungkin karena bentuknya yang panjang dan tipis membuat kue kering satu ini diberi nama Lidah Kucing.


Permen Telur Cicak

Kudapan manis satu ini terbuat cokelat yang bersalut lapisan warna-warni, bagian dalamnya berisi kacang yang gurih. Permen satu ini menjadi permen favorit anak-anak pecinta cokelat dan permen.


Kue Kura Kura/Mata Kebo/Kue Ku

Kue satu ini merupakan salah satu jajanan basah tradisional favorit, kudapan manis satu ini juga biasa disajikan sebagai sajian khas perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia. Di Jawa Tengah, kue ini dikenal dengan sebutan Mata Kebo. Kue yang terbuat dari tepung ketan yang diberi pewarna merah ini berisi kacang hijau ini dibuat dengan cetakkan kayu berukir.


Roti Buaya

Roti berbentuk buaya ini merupakan tradisi yang tidak bisa dipisahkan dari budaya Betawi. Roti ini menjadi simbol yang harus dihadirkan ketika orang Betawi akan menikah. Dalam budaya Betawi, roti buaya menjadi simbol kesetiaan, kesabaran serta kestabilan ekonomi.